Reformasi Perpajakan, Sri Mulyani: Bisa Mengancam jika Tak Berubah

Antara, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 320 2440505 reformasi-perpajakan-sri-mulyani-bisa-mengancam-jika-tak-berubah-JwQHgt9mo2.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani soal Reformasi Perpajakan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melakukan reformasi perpajakan, sebagai upaya pemerintah mengatasi berbagai tantangan yang timbul akibat adanya perkembangan global.

“Kita dan DPR sedang membahas sebuah upaya reformasi perpajakan karena dunia terus berubah menciptakan kesempatan namun juga bisa mengancam Indonesia apabila tidak berubah,” katanya, dikutip dari Antara, dalam Upacara Peringatan Hari Pajak ke-76 di Jakarta, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga: Ditjen Pajak Tunjuk Zalora Jadi Pemungut PPN Produk Digital

Sri Mulyani menyatakan, Indonesia harus mampu melihat seluruh tren perubahan global yang menciptakan peluang positif sekaligus ancaman seperti masifnya perkembangan teknologi.

Dia menuturkan, hal tersebut mendorong pemerintah untuk terus merumuskan langkah-langkah untuk menjaga kepentingan bangsa dan negara yang salah satunya melalui reformasi perpajakan ini.

Salah satu bentuk reformasi itu adalah reformasi sistem teknologi informasi (TI) dan database maupun pembangunan aplikasi pembaruan sistem inti administrasi perpajakan.

Baca Juga: Sri Mulyani Doakan 2.474 Pegawai Ditjen Pajak Sembuh dari Covid-19

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pun dituntut untuk terus mampu membangun sistem perpajakan yang adil dan sederhana namun tetap mampu melayani masyarakat secara akuntabel, profesional, dan berintegritas.

“Kita mengharapkan DJP akan terus hadir memberikan berbagai solusi layanan perpajakan yang mudah, aman, terintegrasi, akurat dan pasti,” katanya.

Menurut Sri Mulyani, reformasi perpajakan melalui pengembangan teknologi informasi sangat mendukung kinerja DJP yang bertugas mengumpulkan penerimaan di tengah pandemi Covid-19.

“Saya berharap DJP terus mengembangkan aplikasi sehingga para pembayar pajak akan mudah dalam menjalankan kepatuhan perpajakannya,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini