Dari sisi ekspor, peningkatan ekspor cenderung tertahan akibat menurunnya aktivitas manufaktur dari negara mitra dagang utama Indonesia, seperti India dan Tiongkok, yang masing-masing turun ke level 48,1 dan 51,3.
"Tertahannya ekspor juga disebabkan oleh tren penurunan harga CPO bulan Juni, yang secara rerata turun sebesar 12% mtm. Pertumbuhan ekspor secara bulanan sebesar 7,4% mtm atau sebesar 48,45% yoy secara tahunan," tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)