Menurutnya, rendahnya defisit APBN ditopang oleh penerimaan negara yang diproyeksikan ini akan sebesar Rp1.760,7 triliun atau melampaui target yang ditetapkan di APBN 2021 yang sebesar Rp1.743,6 triliun.
"Ini adalah sesuatu yang bagus. Artinya, APBN akan tetap responsif, membantu rakyat, dunia usaha, dan penanganan Covid-19 tetapi masih tetap menjaga defisit di tingkat yang hati-hati," katanya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.