Share

Sri Mulyani: Covid-19 Mengancam Fasilitas Kesehatan hingga Tekanan Sosial

Rina Anggraeni, Sindonews · Kamis 15 Juli 2021 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 320 2441031 sri-mulyani-covid-19-mengancam-fasilitas-kesehatan-hingga-tekanan-sosial-BxGiuyfPr3.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Ungkap Dampak Pandemi Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa lonjakan kasus Covid-19 mengancam fasilitas kesehatan dan menjadi tekanan sosial. Di mana banyak tenaga kesehatan yang sudah terpapar.

"Kita sudah menyaksikan gelombang ekonomi mengancam fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan dan tekanan sosial serta dampak negatif bagi masyarakat," ujarnya, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga: PPKM Darurat, Pengusaha Hotel Stres Belum Dapat Bantuan

Sri Mulyani pun meminta DPR membantu menghadapi penanganan Covid-19 secara bersama. Caranya supaya kualitas APBN bisa terjaga.

"DPR bisa mengawal dalam menghadapi tantangan Covid yang berlangsung. Pemerintah pada level pimpinan dalam menjaga level ekonomi dan dalam menjaga kualitas APBN yang sangat penting dalam mencapai cita-cita nasional dan mewujudkan masyarakat yang makmur," tandasnya.

Baca Juga: Tenaga Baru, Menko Luhut Terjunkan 20.000 Nakes Atasi Covid-19

Sementara itu, Sri Mulyani sebelumnya mengatakan, defisit fiskal bisa ditekan menjadi Rp939,6 triliun dari Rp1.006,4 triliun atau lebih kecil sekitar Rp66,8 triliun.

"Proyeksi defisit APBN awal Rp1.006,4 triliun. Kita perkirakan akhir tahun defisitnya di bawah itu, yaitu Rp66,8 triliun lebih kecil, yaitu Rp939,6 triliun. Ini adalah sesuatu yang bagus," ujar Sri Mulyani.

Menurutnya, rendahnya defisit APBN ditopang oleh penerimaan negara yang diproyeksikan ini akan sebesar Rp1.760,7 triliun atau melampaui target yang ditetapkan di APBN 2021 yang sebesar Rp1.743,6 triliun.

"Ini adalah sesuatu yang bagus. Artinya, APBN akan tetap responsif, membantu rakyat, dunia usaha, dan penanganan Covid-19 tetapi masih tetap menjaga defisit di tingkat yang hati-hati," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini