Share

Aset Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp1.862,7 Triliun

Antara, Jurnalis · Kamis 15 Juli 2021 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 320 2441047 aset-keuangan-syariah-indonesia-tembus-rp1-862-7-triliun-kFanC36Ami.jpg Aset keuangan syariah Indonesia meningkat (Foto: Reuters)

JAKARTA - Total aset keuangan syariah di Indonesia pada Maret 2021 mengalami pertumbuhan kuat yang mencapai Rp1.862,7 triliun, atau 9,96% dari total aset industri keuangan nasional. Sementara, aset keuangan syariah global diperkirakan tumbuh 5% pada 2019-2024 sehingga asetnya akan mencapai USD3,69 triliun.

"Perkembangan aset keuangan syariah di Indonesia tidak terlepas dari tingginya aset keuangan syariah global. Untuk mengambil peluang tersebut, di masa pandemi ini, Indonesia perlu memperkuat ketahanan perekonomian dan keuangan syariah termasuk pasar modal syariah," kata Sri Mulyani dilansir dari Antara, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Aset Keuangan Syariah Stagnan

Maka dari itu, Indonesia perlu terus memperkuat ketahanan perekonomian dan keuangan syariah untuk mengantisipasi dampak COVID-19 yang telah menciptakan disrupsi ekonomi secara global, meski sektor keuangan di berbagai negara masih menunjukkan daya tahan yang kuat.

Baca Juga: Sri Mulyani Tak Rela Indonesia Hanya Jadi Pasar Produk Syariah Negara Lain

Laporan Global Islamic Economic 2020 memperkirakan stagnansi akan terjadi dalam perkembangan aset keuangan syariah dunia pada tahun 2020, sesudah pada tahun 2019 mengalami pertumbuhan yang sangat baik, yaitu 13,9%.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Volume perkembangan aset keuangan syariah yang telah berkembang dari USD2,52 triliun menjadi USD2,88 triliun pada 2019 pun kemungkinan akan terdampak pandemi.

Ke depan, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut berharap Indonesia bisa terus mampu berkembang dan semakin maju dalam perekonomian serta keuangan syariah, seiring dengan makin tingginya aspirasi masyarakat untuk mendapatkan instrumen keuangan yang berbasis syariah.

"Dalam konteks Indonesia sebagai negara muslim yang sangat besar, menciptakan sebuah pasar modal Islam sesuai dengan harapan dan aspirasi dari masyarakat juga menjadi penting," kata Sri Mulyani.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini