PPKM Darurat Picu PHK Massal hingga Kenaikan Angka Kemiskinan

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 320 2442759 ppkm-darurat-picu-phk-massal-hingga-kenaikan-angka-kemiskinan-gwBRjfBlb0.jpg Dampak PPKM Darurat pada Kemiskinan dan PHK. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA PPKM Darurat belum diputuskan diperpanjang atau tidak. Kebijakan ini segera berakhir pada 20 Juli.

Ekonom dan Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, secara umum kondisi perpanjangan PPKM Darurat dapat memukul perekonomian lebih dalam terlebih pada sektor-sektor yang berhubungan dengan mobilitas masyarakat.

Baca Juga: Berakhir Besok, PPKM Darurat Diperpanjang atau Lockdown?

“Khususnya sektor-sektor yang berkaitan dengan mobilitas masyarakat seperti retail, transportasi, perhotelan dan restoran. Perusahaan yang mengajukan penundaan bayar utang bahkan mengajukan pailit akan meningkat pada kuartal III,” ujarnya dia kepada MNC Portal Indonesia, Senin (19/7/2021).

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa tidak menutup kemungkinan akan terjadi tsunami pemutusan hubungan kerja (PHK) pada karyawan-karyawan yang bekerja pada sektor-sektor yang sangat terpukul dari perpanjangan PPKM Darurat ini.

Baca Juga: Erick Thohir dan Menag Resmikan Asrama Haji Jadi RS Darurat Covid-19 Siang Ini

“Tidak menutup kemungkinan dampaknya memicu PHK massal diberbagai sektor. Angka kemiskinan proyeksinya bisa bertambah 1-1,5 juta orang pada September 2021 dibanding September 2020. Bulan Juli sampai September sangat krusial bagi ekonomi,” kata dia.

Bhima menambahkan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal ke III worst scenario (skenario terburuk) nya akan kontraksi -0,5% dan batas atas pertumbuhan positif 1,5% di kuartal ke III.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini