Anggaran Stimulus Listrik Bakal Habiskan Rp11,7 Triliun Tahun Ini

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 21:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 320 2443118 anggaran-stimulus-listrik-bakal-habiskan-rp11-7-triliun-tahun-ini-a3zCOpjEYt.jpg Program stimulus ketenagalistrikan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Realisasi anggaran stimulus program ketenagalistrikan semester I tahun 2021 mencapai Rp6,75 triliun untuk 32,90 juta pelanggan. Adapun rencana realisasi anggaran pemberian stimulus triwulan III dan IV 2021 sekitar Rp4,97 triliun.

Secara rinci, triwulan III sekitar Rp2,43 triliun untuk 26,82 juta pelanggan dan triwulan IV sekitar Rp2,54 triliun untuk 27,12 juta pelanggan.

Baca Juga: Diskon Listrik Diperpanjang hingga Desember 2021, Ini Rincian dan Aturan Mainnya

"Dengan demikian total anggaran yang dibutuhkan untuk pemberian stimulus program ketenagalistrikan hingga triwulan IV tahun 2021 sekitar Rp11,72 triliun. Diskon tarif sekitar Rp9,46 triliun dan pembebasan rekening minimum, biaya beban dan abonemen sekitar Rp2,26 triliun," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Rida Mulyana Senin (19/7/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Gelontorkan Rp9,4 Triliun demi Perpanjang Diskon Listrik hingga Desember

PLN diharap menyiapkan mekanisme sosialisasi dan pengaduan konsumen terkait perpanjangan stimulus program ketenagalistrikan ini. PLN juga diharap melakukan efisiensi pengusahaan tenaga listrik dan tetap menjaga kualitas pelayanan yang diberikan kepada konsumen.

Selain memberikan perlindungan sosial melalui perpanjangan stimulus program ketenagalistrikan, selama PPKM Darurat ini Kementerian ESDM dan PLN juga telah membentuk Posko Siaga Darurat Covid-19 Subsektor Ketenagalistrikan. Siaga Covid-19 ini diutamakan untuk pelaporan kondisi kelistrikan dan keandalan pasokan obyek vital dukungan layanan kesehatanseperti industri produsen oksigen rumah sakit rujukan Covid-19 dan sarana penunjang lainnya.

Rida mengungkapkan, perpanjangan stimulus program ketenagalistrikan ini merupakan bukti hadirnya negara dalam masa-masa sulit. "Diharapkan masyarakat tetap dapat bijak mengkonsumsi listrik selama PPKM Darurat seperti melakukan penghematan listrik dan meningkatkan keselamatan ketenagalistrikan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini