BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Cair Agustus, Langsung Masuk Rekening

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 320 2444209 blt-subsidi-gaji-rp1-juta-cair-agustus-langsung-masuk-rekening-9KvUcqbrYu.jpg BLT Subsidi Gaji Bakal Cair Agustus (Foto: Okezone)

JAKARTA - BLT subsidi gaji Rp1 juta dijadwalkan akan cair pada Agustus 2021. Salah satu syarat penerima BLT subsidi gaji adalah pekerja gaji di bawah Rp3,5 juta.

"Mudah-mudahan Agustus kita bisa mencairkan, kita saat ini menyelesaikan seluruh instrumennya di antararanya regulasi dan data," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi kepada Okezone, Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Sementara, mekanisme penyaluran BLT subsidi gaji akan langsung masuk ke rekening pekerja/buruh. Metode penyaluran BLT subsidi gaji sama seperti tahun lalu. Untuk itu, penerima BLT subsidi gaji harus mempunyai rekening aktif.

"Kurang lebih sama (pencairan BLT subsidi gaji)," kata Anwar.

Baca Juga: Alasan Pencairan BLT Subsidi Gaji Pakai Data BPJS Ketenagakerjaan 

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa kebijakan BLT subsidi gaji dikeluarkan untuk mencegah pengusaha memutuskan hubungan kerja dengan pekerjanya, serta membantu pekerja yang dirumahkan.

"Pemberian BSU diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan menjaga tingkat kesejahteraan pekerja/buruh. Adanya BSU juga diharapkan mampu membantu meringankan beban pengusaha untuk dapat mempertahankan usahanya di masa pandemi COVID-19," kata Ida.

Jumlah calon penerima BLT subsidi gaji diestimasi mencapai kurang lebih 8 juta orang dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp8 triliun.

"Jumlah ini masih berupa estimasi mengingat proses screening data yang sesuai dengan kriteria di atas masih dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan," terang Ida.

Nantinya, BLT subsidi gaji akan diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) yang menetapkan Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Upah/Upah Bagi Pekerja Buruh Dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease (COVID-19) dan PPKM Tahun 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini