Penjelasan PLN soal Ancaman Putus Listrik Rumah Lukman Sardi

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Jum'at 23 Juli 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 320 2445068 penjelasan-pln-soal-ancaman-putus-listrik-rumah-lukman-sardi-DD5HPhoPiN.jpg PLN Jelaskan soal Ancaman Putus Listrik Rumah Lukman Sardi (Foto: Okezone)

JAKARTA – Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Syahril memberikan penjelasan terkait kicauan aktor senior Lukman Sardi yang merasa dirugikan karena aliran listriknya diputus padahal baru. Menurutnya hal itu terjadi lantaran kesalahpahaman belaka.

Bob menjelaskan, Lukman merasa dirinya baru menunggak dua hari ditarik dari tanggal 20 Juli 2021 dan langsung dikenakan pemutusan. Padahal, tanggal 20 Juli adalah hari terakhir melakukan kewajiban pembayaran. Kemudian, kata dia, rekening penggunaan listrik oleh pelanggan yang tercatat untuk 1-30 Juni 2021 terbit pada 1 Juli 2021. Pelanggan lalu diberika kesempatan 20 hari untuk melakukan pembayaran.

Baca Juga: Lukman Sardi Keluhkan Listrik Rumah Mau Diputus, Ini Kata PLN

“Seharusnya tenggat waktu itu digunakan untuk membayar tenaga listrik yang sudah dipakai. Kalau tidak memenuhi kewajiban, tentu diberi peringatan pertama berupa pemutusan aliran listrik. Kalau belum membayar juga hingga tanggal 1 Agustus 2021, kami beri surat peringatan kedua. Kalau sampai 1 September 2021 belum bayar juga, baru kami bongkar instalasi listrik di rumah pelanggan bersangkutan,” ujar Bob, Jumat (23/7/2021).

Dia menjelaskan, tenggat 20 hari, 10 hari, dan 30 hari tersebut ada dalam perjanjian jual bli tenaga listrik. Di sana ada hak dan kewajiban pelanggan dan PLN.

Baca Juga: Diskon Tarif Listrik Diberikan ke 32,6 Juta Pelanggan, Anggaran Naik Lagi

“Sebagai warga negara yang baik, idealnya pelanggan membayar sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” tuturnya.

Dia juga mengungkapkan, tim admin PLN sudah menghubungi Lukman dan menjelaskan mengenai hal tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini