Fakta Menarik BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 3,5%

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 06:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 320 2445183 fakta-menarik-bi-kembali-tahan-suku-bunga-acuan-3-5-Q78k79tbCD.jpg Bank Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan atau BI Seven Day Reverse Repo Rate (BI7DDR) sebesar 3,5% dalam Rapat Dewan Gubernur periode 21-22 Juli 2021.

"Keputusan ini sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan stabilitas sistem keuangan karena ketidakpastian pasar keuangan global," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Juli 2021 di Jakarta.

Baca Juga: Hasil Pantauan BI: Inflasi Minggu Keempat Juli 0,01%, Disumbang Harga Cabai

Berkaitan dengan isu BI rate tersebut, Okezone merangkum beberapa fakta menariknya, Sabtu (24/7/2021).

1. Pertahankan Suku Bunga di Tengah Perkiraan Inflasi

Perry menjelaskan keputusan mempertahankan bunga kebijakan tersebut juga diambil di tengah perkiraan inflasi yang rendah dan upaya mendukung pertumbuhan ekonomi dari COVID-19.

Baca Juga: BI Bawa Kabar Gembira, Kredit UMKM Melesat di Tengah Covid-19

Saat ini, nilai tukar rupiah pada 21 Juli 2021 tercatat melemah 0,29 persen secara point to point dan 1,14% secara rerata dibandingkan dengan level akhir Juni 2021.

2. Pergerakan Rupiah Pengaruhi Penyesuaian Aliran Modal

Pergerakan rupiah itu dipengaruhi penyesuaian aliran modal keluar dari negara berkembang yang didorong oleh perilaku flight to quality, di tengah pasokan valas domestik yang masih memadai.

3. IHK Juni Deflasi 0,16%

Di sisi lain, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2021 tercatat deflasi 0,16% secara bulanan, sehingga inflasi IHK sampai Juni 2021 mencapai 0,74% dan secara tahunan inflasi IHK tercatat 1,33%, menurun dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,68%.

4. Bank Sentral Pertahankan Suku Bunga Facility

Dalam kesempatan ini, bank sentral juga memutuskan untuk mempertahankan suku bunga deposit facility di level 2,75% dan suku bunga lending facility tetap sebesar 4,25%.

"BI akan terus mengoptimalkan seluruh bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mendukung upaya bersama untuk perbaikan ekonomi nasional," ujar Perry.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini