Erick Thohir Bocorkan 'Rahasia' PLN hingga 2060

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 28 Juli 2021 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 320 2447380 erick-thohir-bocorkan-rahasia-pln-hingga-2060-1oiUivAOJx.jpg Roadmap PLN 2060 dengan Fokus Energi Terbarukan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT PLN (Persero) membuat peta jalan atau roadmap energi dan kelistrikan hingga 2060. Roadmap sebagai transformasi perusahaan untuk mengembangkan energi baru terbarukan.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, peta jalan mendorong realisasi energi baru dan terbarukan di dalam negeri hingga 2060. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah sudah menetapkan target waktu pembangunan pembangkit energi baru terbarukan.

Baca Juga: Privatisasi dan IPO Pembangkit PLN Ditolak, Ini Alasan Serikat Pekerja

"Kita ingin melakukan hal-hal yang ingin kita pastikan bagaimana kita membangun ekosistem daripada eco lifestyle, apakah kita premiere yang namanya listrik, di mana listrik ini berdasarkan newable energy yang kita terus lakukan transformasi sampai 2060," ujar Erick dalam gelaran Media Group News Summit Series: Indonesia Green Summit 2021, dikutip Rabu (28/7/2021).

Dalam skemanya, perseroan menyiapkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) sebesar 21 gigawatt (GW). Kemudian, 15 tahun berikutnya perusahaan menyediakan 29 GW.

Baca Juga: Lukman Sardi Keluhkan Listrik Rumah Mau Diputus, YLKI Beri Catatan ke Petugas PLN

Pemegang saham juga mendorong kerjasama antara PLN dengan independent power producer (IPP) perihal kerja sama kontrak power purchase agreement (PPA) untuk listrik energi baru dan terbarukan.

"Yang tentu ada di PLN sendiri ya, kita harus meng-convert 21 gigawatt, lalu 15 tahun berikutnya itu kurang lebih hampir 29 gigawatt, ditambah IPP APP yang berpartner dengan swasta," kata dia.

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan harus bertransformasi dan bekerja secara masif. Bila target tersebut berhasil direalisasikan, Erick optimis Indonesia akan jadi negara dengan nilai kompetitif yang tinggi.

"Itu saya rasa kerjaan yang sangat masif dan disitupun dengan transformasi yang PLN juga, kita harus pastikan nilai kompetitif Indonesia sebagai negara produksi," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini