Ada PPKM, Pendapatan Puradelta Malah Naik Tajam 129,53%

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 278 2448407 ada-ppkm-pendapatan-puradelta-malah-naik-tajam-129-53-QkKOkd6b8V.jpeg Pendapatan Puradelta Naik (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA – Di tengah pasar properti lesu akibat dampak perpanjangan kebijakan PPKM, sebaliknya emiten pengembang kawasan industri PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membukukan kenaikan kinerja yang fantastis selama semester I/2021. Dimana perseroan membukukan pendapatan senilai Rp579,78 miliar. Realisasi itu melesat 129,53% dari posisi pada semester I/2020 senilai Rp252,59 miliar.

Selanjutnya, laba bersih tumbuh hingga 265,60% secara tahunan menjadi Rp288,57 miliar dari sebelumnya Rp78,93 miliar. Marjin laba bersih tercatat sebesar 49,8% atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu 31,3%. Dilihat dari kontributornya, pendapatan dari penjualan yang terdiri dari industri, perumahan, dan komersial, menanjak 136,40% year-on-year (yoy) menjadi Rp570,22 miliar dari sebelumnya Rp241,20 miliar.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari, Tondy Suwanto menjelaskan, segmen industri masih menyumbang kontribusi terbesar ke dalam pendapatan perseroan.

Baca Juga: Rugi Hero Supermarket Bengkak Jadi Rp550 Miliar

“Pendapatan usaha dari segmen industri di semester pertama 2021 adalah sebesar Rp436 miliar atau sekitar 75,3% dari pendapatan usaha,” ujar Tondy, seperti dikutip Harian Neraca, Jumat (30/7/2021).

Adapun, penjualan dari segmen hunian terpantau naik signifikan sebesar 414,46% yoy menjadi Rp100,63 miliar diikuti penjualan industri yang naik 139,45% yoy menjadi Rp436,32 miliar. Sedangkan penjualan komersial mengalami kenaikan 13,09% yoy menjadi Rp33,26 miliar. Lebih lanjut, total aset emiten Grup Sinarmas ini mengalami kontraksi 4,09% sejak awal tahun menjadi Rp6,47 triliun. Penurunan itu disebabkan oleh berkurangnya ekuitas sebesar 1,02% menjadi Rp5,47 triliun dan liabilitas turun 17,99% menjadi Rp1 triliun.

Tondy menjelaskan, penurunan jumlah aset terutama disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas. Posisi kas dan setara kas DMAS per 30 Juni 2021 adalah sebesar Rp1,10 triliun, lebih rendah 20,1% dibandingkan posisi kas pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp1,38 triliun.

Baca Juga: IFC Suntik Dana Rp451 Miliar ke Adi Sarana Armada

“Penurunan kas dan setara kas karena perseroan membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp313 miliar pada bulan Juni 2021,” kata Tondy.

Pada paruh pertama tahun 2021, penjualan produk hunian didominasi oleh penjualan perumahan di klaster hunian Naraya Park. Adapun penjualan produk komersial berasal dari penjualan lahan komersial atau commercial lot dan produk-produk ruko.

Direktur Puradelta Lestari, Hermawan Wijaya pernah mengatakan, guna mencapai target kinerja tahun ini, perseroan akan fokus menjadikan penjualan lahan industri sebagai prioritas utama pemasaran. Sementara lini komersial dan residensial merupakan bisnis pendukung.

Dalam mengoptimalkan penjualan lahan industri di GIIC atau industrial estate Kota Deltamas, menurut dia, perseroan tetap menggunakan teknologi informasi terutama saat presentasi pemasaran kepada calon investor. “Bersama mitra kami melakukan presentasi secara online, tanpa tatap muka langsung, semantara lokasinya (lahan industri) kami tunjukan melalui drone kepada calon investor,” ujar Hermawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini