NASA Buka Lowongan Kerja untuk Tinggal di Mars Selama 1 Tahun

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Senin 09 Agustus 2021 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 320 2453229 nasa-buka-lowongan-kerja-untuk-tinggal-di-mars-selama-1-tahun-g8EP71HKjv.jpg NASA Buka Lowongan Kerja. (Foto: Okezone.com/AP)

JAKARTA – National Aeronautics and Space Administration (NASA) atau Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) membuka lowongan kerja bagi yang mau tinggal di Mars selama satu tahun. Diketahui, pekerjaan ini dalam rangka simulasi misi eksplorasi Mars termasuk spacewalk 

Dilansir dari news.sky.com, Senin (9/8/2021), NASA mulai membuka lowongan tersebut pada Jumat (6/8/2021), untuk empat orang. Nantinya, mereka akan ditempatkan di Mars Dune Alpha, habitat Mars berbasis di Johnson Space Center di Houston, Texas.

Baca Juga: United Tractors Buka Lowongan Kerja, Cari Lulusan Ekonomi dan Teknik

Diketahui, Mars Dune Alpha memiliki luas 1.700 meter persegi yang dibuat oleh printer 3D. Tidak akan ada jendela dan pelamar akan mengonsumsi makanan luar angkasa siap saji.

Para sukarelawan yang dibayar mengerjakan misi eksplorasi simulasi Mars yang mencakup, yaitu perjalanan luar angkasa, komunikasi terbatas di rumah, makanan dan sumber daya terbatas, serta kegagalan peralatan.

Tiga dari eksperimen ini sedang direncanakan oleh NASA, dan yang pertama dimulai pada musim gugur tahun 2022.

Baca Juga: Pertamina Buka Lowongan Kerja, Yuk Buruan Daftar! Ini Syaratnya

"Kami ingin memahami bagaimana kinerja manusia di dalamnya. Kami melihat situasi Mars yang realistis,” ujar ilmuwan utama, Grace Douglas.

Adapun pelamar harus memiliki gelar master dalam bidang sains, teknik atau matematika, atau memiliki pengalaman pilot.

Akan tetapi, lowongan tersebut hanya untuk warga Amerika atau mereka yang menjadi penduduk tetap Amerika Serikat (AS). Selain itu, pelamar harus berusia antara 30 – 55 tahun. Kemudian, pelamar juga dalam kesehatan fisik yang baik tanpa masalah diet dan tidak mabuk perjalanan.

Astronot Kanada Chris Hadfield mengatakan, hal itu menunjukkan NASA mencari orang-orang yang dekat dengan astronot. Oleh karena itu, NASA membuat eksperimen yang lebih baik jika para peserta lebih mirip dengan orang-orang yang akan pergi ke Mars.

Lanjut dia, Rusia juga pernah melakukan ekperimen yang sama yang disebut Mars 500. Akan tetapi, eksperimen tidak berakhir dengan baik. Hal tersebut terjadi, karena para sukarelawannya terlalu mirip dengan manusia biasa.

Kemudian, Hadfield menuturkan, pengalaman itu bisa melibatkan ‘kebebasan luar biasa’ dalam ‘tahun yang jauh dari tuntutan kehidupan normal Anda’.

Sementara itu, penjelajah Mars terbaru NASA, Perseverance, gagal dalam misi pertamanya untuk mengambil sampel batuan untuk akhirnya dibawa kembali ke bumi.

Perseverance mengebor ke lantai Kawah Jezero Mars untuk mengekstrak sampel seukuran jari dari lempengan batu datar. Meski bor tampaknya bekerja dengan baik, nampaknya tidak ada batu yang masuk di tabung sampel. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini