Share

Restrukturisasi Kian Landai, BRI Optimistis Ekonomi Mulai Pulih

Fitria Dwi Astuti , Okezone · Selasa 10 Agustus 2021 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 10 11 2453867 restrukturisasi-kian-landai-bri-optimistis-ekonomi-mulai-pulih-AC6Vl7BajQ.jpeg Foto: Dok BRI

Jakarta - Pertumbuhan ekonomi yang tercatat sebesar 7,07 persen pada kuartal-II 2021 membumbungkan asa optimisme kebangkitan ekonomi nasional di kalangan pelaku industri keuangan. Senada dengan hal tersebut, pencapaian kinerja BRI hingga kuartal-II 2021 tercatat tumbuh positif. 

Salah satu indikator kinerja BRI yang menunjukkan sinyal pemulihan ekonomi nasional yakni terus menurunnya angka restrukturisasi kredit terdampak Covid-19. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto pada pemaparan kinerja BRI kuartal-II 2021 di Jakarta pada Jumat (06/08/2021). Hingga akhir Juni 2021 tercatat restrukturisasi kredit terdampak Covid di BRI telah mencapai sebesar Rp175,2 triliun atau turun sebesar Rp56,53 triliun.

“Sampai Juni, kita sudah on track. Total restruk Covid-19 kita sudah turun kurang lebih Rp56,53 triliun dari akumulasi total loan restructure Covid kita sebesar Rp231,5 triliun. Selama ini di posisi Juni 2021 itu porsinya tinggal Rp175,2 triliun. Jadi ada penurunan sebesar Rp56,53 triliun yang sebagian besar berasal karena adanya pembayaran, yaitu sebesar Rp44,3 triliun,” ujar Agus.

Perkembangan ini membuat perseroan makin optimistis ke depannya. “Jadi perkembangan ini sudah sangat baik karena kita bisa menurunkan kurang lebih sebesar lebih dari 20 persen dari total outstanding akumulasi restrukturisasi kita sampai dengan Juni. Kalau kedepan mudah-mudahan ini bisa terus kita turunkan posisinya dengan lebih agresif lagi,” tuturnya.

 BACA JUGA : Kredit Pertanian BRI Tembus Rp117,54 Triliun, Pembiayaan Rice Mill Jangkau Lebih dari 40 Ribu Nasabah

Keberhasilan BRI dalam mengelola kualitas kredit yang disalurkan juga tercermin dari rasio NPL yakni sebesar 3,3 persen pada akhir Juni 2021. Untuk meng-cover risiko NPL tersebut, BRI juga menyiapkan cadangan atau biasa disebut NPL Coverage dikisaran 254,84 persen, jadi cadangannya meng-cover 2,5 kali dari jumlah NPL.

“Pencadangan yang ditetapkan ini dialokasikan dengan mempertimbangkan kondisi restrukturisasi BRI saat ini. Karena memang kita masih menghadapi restrukturisasi meskipun jumlahnya sudah semakin menurun,” ucapnya.

CM

(yao)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini