Sri Mulyani Kantongi Rp11 Triliun dari Lelang Sukuk

Antara, Jurnalis · Rabu 11 Agustus 2021 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 320 2453991 sri-mulyani-kantongi-rp11-triliun-dari-lelang-sukuk-SfMdda6RG6.jpg Pemerintah serap Rp11 triliun dari lelang sukuk (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah menyerap Rp11 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp51,65 triliun.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan hasil lelang sukuk ini mendekati target indikatif Rp12 triliun.

Baca Juga: Indonesia Terbitkan Sukuk Negara hingga Rp1.810,02 Triliun sejak 2008

Jumlah dimenangkan untuk seri SPNS12022022 sebesar Rp0,5 triliun serta imbal hasil rata-rata tertimbang 2,936%.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo 12 Februari 2022 ini mencapai Rp10,25 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 2,93% dan tertinggi 3,22%.

Baca Juga: Lelang Sukuk Negara, Pemerintah Kantongi Rp12,5 Triliun

Untuk seri PBS031, jumlah dimenangkan mencapai Rp2,2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,38062%.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Juli 2024 ini mencapai Rp12,058 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 4,36% dan tertinggi 4,6%.

Untuk seri PBS032, jumlah dimenangkan mencapai Rp2,2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,1224%.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Juli 2026 ini mencapai Rp8,49 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,1% dan tertinggi 5,3%. Untuk seri PBS029, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,45%.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 ini mencapai Rp8,85 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,45% dan tertinggi 6,82%. Untuk seri PBS004, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,48%.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo 15 Februari 2037 ini mencapai Rp3,53 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,48% dan tertinggi 6,66%. Untuk seri PBS028, jumlah dimenangkan mencapai Rp3,3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,13815%.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo 15 Oktober 2046 ini mencapai Rp8,47 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,1% dan tertinggi 7,33%. Dengan lelang tersebut, maka realisasi penerbitan sukuk negara periode Januari-Agustus 2021 telah mencapai Rp185,09 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini