Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Reksadana Pasar Uang Diburu Investor Selama Pandemi

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Jum'at, 13 Agustus 2021 |14:57 WIB
Reksadana Pasar Uang Diburu Investor Selama Pandemi
Reksadana pasar uang diminati investor (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Selama masa pandemi Covid-19 reksadana pasar uang menjadi incaran para investor. Dengan keterbatasan mobilitas, pengeluaran seseorang menjadi lebih sedikit sehingga uang yang tersedia banyak dialihkan ke pasar uang.

Perlu diketahui, jumlah investor reksadana pasar uang pada Juni 2021 sudah mencapai 4,93 juta orang. Sementara, total dana kelolaan reksadana per Juli 2021 mencapai Rp511,593 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 0,20% dibandingkan dengan Juni 2021 sebesar Rp510,990 triliun.

Baca Juga:  Mau Beli Reksadana? Begini Cara Mainnya

“Masa pandemi banyak dana menganggur yang tersimpan di bank sehingga alternatif dari tabungan dan deposito paling aman adalah ke pasar uang. Sekarang ini pasar uang menawarkan keamanan, likuiditas, dan juga kemudahan transaksi. Karena banyak investor baru membelinya melalui agen-agen penjual online di aplikasi,” ujarHead of Research Infovesta Wawan Hendrayana dalam diskusi di Market Review IDX Channel, Jumat (13/8/2021).

Jaca Juga: Ada Obligasi, Sukuk hingga Reksadana, Bedanya Apa Ya?

Dengan naiknya animo investor baru ke pasar uang, ia berharap jika obligasi dan saham dapat bangkit, ke depannya investor akan melirik ke sektor-sektor tersebut.

Lebih lanjut, ia menerangkan terdapat dua jenis aset yang diminati di dalam reksadana pasar uang, yakni deposito dan obligasi jangka pendek. Maka dari itu, secara umum pasar uang jarang sekali mengalami kerugian. Melainkan, kinerja pasar uang setara dengan deposito.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement