Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berikut 3 Pendekatan Atasi Elektrifikasi di Daerah 3T

Oktiani Endarwati , Jurnalis-Minggu, 15 Agustus 2021 |18:19 WIB
Berikut 3 Pendekatan Atasi Elektrifikasi di Daerah 3T
Energi Baru dan Terbarukan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkomitmen mengakselerasi permasalahan elektrifikasi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Salah satu kebijakan strategis yang ditempuh melalui optimalisasi pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

"Pemerintah ingin memenuhi kebutuhan listrik bagi seluruh masyarakat. Jadi pemberian akses (energi) merupakan program prioritas pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM," jelas Direktur Aneka EBT Ditjen EBTKE Chrisnawan Anditya dalam siaran pers, Minggu (15/8/2021).

Chrisnawan menyampaikan, secara garis besar ada tiga pendekatan yang dilakukan pemerintah untuk mengalirkan listrik ke daerah-daerah terpencil. Tiga pendekatan tersebut dilakukan melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, yaitu perpanjangan jaringan (grid), pengembangan off-grid atau mini grid, dan program pra-elektrifikasi.

Baca Juga: Garap 'Harta Karun' Energi, RI Jor-joran Bangun PLTS hingga PLTA Raksasa

Untuk pendekatan melalui metode ekpansi grid bisa diimplementasikan apabila di daerah tersebut sudah dekat dengan jaringan listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). "Dengan menarik jaringan (yang sudah ada) masyarakat bisa menikmati listrik," ungkap Chrisnawan.

Sementara bagi suatu daerah yang penduduknya terpusat dan jauh dari jaringan PLN, maka akan dikembangkan secara off-grid. "Ini dilihat dari potensi yang ada. Misalnya ada hidro atau biomassa, itu yang kita dorong. Upaya ini sudah kita dorong dengan membantu PLT Surya komunal 100 kWp untuk 300 rumah tangga," jelas Crisnawan.

Baca Juga: Dirut PLN: PLTS Terapung Cirata Jadi Revolusi Pengembangan EBT di RI

Solusi lain demi mempercepat akselerasi listrik pada kondisi serupa adalah mendorong pemerintah daerah untuk membangun kapasitas pembangkit EBT dengan prioritas utama PLTS dan PLT Minihidro hingga kapasitas 5 MW melalui Dana Alokasi Khusus. "Kita sedang menyiapkan regulasi terkait hal itu," tambah Crisnawan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement