HUT Kemerdekaan ke-76, Kemiskinan Masih Jadi PR Indonesia

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 17 Agustus 2021 10:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 320 2456711 hut-kemerdekaan-ke-76-kemiskinan-masih-jadi-pr-indonesia-tKJ29fhi69.jpg Kemiskinan Masih Jadi Masalah Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA- Kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan dalam peringatan HUT Kemerdekaan ke-76 Indonesia.

Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies Celios Bhima Yudhistira mengatakan dalam sektor ekonomi, kemiskinan masih menjadi catatan bagi pemerintah.

“Makna Kemerdekaan itu artinya merdeka terlepas dari kemiskinan, merdeka untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan tentu merdeka mendapatkan berbagai fasilitas yang baik dan ini menunjukan masyarakat pelaku ekonomi juga merdeka seutuhnya,” kata Bhima saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (17/8/2021).

Baca Juga: Jokowi: Pemerintah Komitmen Hapus Kemiskinan Ekstrem

Menurut Bhima, dengan merdeka dari kemiskinan melihat situasi dan kondisi saat ini Indonesia masih berada di masa sulit yaitu di masa pandemi Covid-19 itu akan sedikit sulit untuk bangkit.

“Memang semenjak pandemi Covid-19 angka kemiskinan di Indonesia ini kembali naik, ada sekitar 27 Juta Lebih di indonesia yang jatuh miskin dan ini memang belum semuanya teraliri bantuan soasial dari pemerintah, kita tetap optimis,” ujarnya.

Baca Juga: Target Jokowi 2022, Kemiskinan Ekstrem Turun hingga Defisit APBN Maksimal 3%

Tak hanya itu dirinya memaparkan di masa pndemi masih banyak orang yang kehilangan pekerjaan, banyak yang sulit bekerja dan mendapatkan penghasilan yang layak.

“Kan sekarang lapangan kerja semakin sempit karena angkatan kerjanya harus berhadapan dengan pandemi, ada masih beberapa yang terdampak yang di phk dan dirumahkan, dari segi fasilitas publik di lapangan kami juga kami harap untuk lebih dimudahkan dari pihak pemerintah,” paparnya.

Meskipun demikian Dirinya berharap pemerintah pun bisa lebih fokus menangani beberapa penanganan kasus diatas khususnya dalam pelayanan fasilitas publik khususnya dalam sektor kesehatan.

“Itu hal yang mendasar yang harus difokuskan oleh pemerintah agar masyarakat indonesia bisa merasakan seutuhnya makna kemerdekaan dan masyarakat tersebut yang nantinya menggerakan perekonomian di Indonesia,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini