Taksi Online Diberi Stiker Khusus Ganjil Genap, Begini Kata Asosiasi

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 23 Agustus 2021 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 320 2459754 taksi-online-diberi-stiker-khusus-ganjil-genap-begini-kata-asosiasi-NgwKgPUggs.jpg Stiker Ganjil Genap untuk Taksi Online. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA- Asosiasi Driver Online (ADO) menanggapi terkait penandaan khusus Angkutan Sewa Khusus (ASK) berstiker ganjil genap.

Dewan Pimpinan Pusat ADO Taha Syafaril mengatakan Angkutan Sewa Khusus yang telah berizin dan masih berlaku sudah sewajarnya mendapatkan pengecualian di wilayah tertentu di Jabodetabek termasuk wilayah ganjil genap.

Baca Juga: Tak Perlu STRP, Naik Transjakarta Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin

"Demi terwujudnya kesetaraan dan keadilan berusaha, karena sesuai PM 118 tahun 2018 telah diakui sebagai angkutan umum. Bahwa SK Kadishub DKI No 332 tahun 2021 tentang petunjuk teknis pelaksanaan manajemen kebutuhan lalu lintas dengan sistem ganjil genap pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 4 covid-19 dikeluarkan berdasarkan Pergub DKI Jakarta No. 3 tahun 2021," kata Taha melalui keterangan yang diterima MPI, Senin (23/8/2021)

Menurutnya, keputusan tersebut tidak menunjukan tidak ada regulasi pasal yang mengatur tentang stiker pada kendaraan ASK.

Baca Juga: Aturan Baru Syarat Perjalanan Transportasi Selama PPKM Level 4

"Jadi sama sekali bukan berdasarkan Regulasi ASK PM 118 tahun 2018, di mana memang ini murni sebuah keputusan aturan wilayah, jadi bukan penandaan khusus secara nasional, dimana tujuannya adalah untuk memudahkan petugas di lapangan melakukan identifikasi kendaraan yang digunakan sebagai ASK di wilayah tertentu di Jabodetabek," paparnya.

ADO menyadari bahwa sampai saat ini masih ada pihak-pihak yang keberatan menjalankan regulasi ASK.

"Kami sampaikan bahwa rekan-rekan tidak perlu resah dan bingung karena bila rekan-rekan yang keberatan mengurus izin apalagi tidak menginginkan kendaraannya diberikan penandaan khusus resmi dari BPTJ, hal itu tidak menjadi masalah, namun tentu ada konsekuensinya," tambahnya.

Adapun konsekuensi yang dikutip dari keterangannya yaitu menurut SK Kadishub No 332 tahun 2021, yaitu tidak bisa melewati wilayah pembatasan ganjil genap.

"Ya walaupun sebenarnya kami sangat menyayangkan karena sebenarnya kita sudah sangat dimudahkan dengan semua aturan-aturan ini yang tentunya akan lebih memperluas ruang gerak kawan-kawan dalam mencari rezeki sebagai driver online," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini