Share

Emiten RS Mitra Keluarga (MIKA) Akan Buyback Saham, Siapkan Dana Rp200 Miliar

Aditya Pratama, iNews · Selasa 24 Agustus 2021 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 278 2460228 emiten-rs-mitra-keluarga-mika-akan-buyback-saham-siapkan-dana-rp200-miliar-bVBV3qhpTq.jpg MIKA Akan Buyback Saham (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) akan melaksanakan pembelian kembali atau buyback saham. Buyback saham akan dilaksanakan terhitung mulai 23 Agustus 2021 hingga 22 November 2021.

Direktur Mitra Keluarga Karyasehat, Joyce V Handajani menjelaskan, Perseroan memiliki modal kerja dan cadangan dana yang memadai. Pembelian kembali direncanakan akan dibiayai dari kas internal Perseroan, sehingga tidak akan membutuhkan pembiayaan tambahan dan tidak berdampak signifikan kepada penurunan pendapatan.

"Perkiraan nilai nominal saham yang akan dibeli kembali adalah maksimum Rp200 miliar dengan jumlah saham maksimum 83 juta lembar saham. Perseroan membatasi harga pembelian saham sebesar maksimum Rp2.400 per saham," ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/8/2021).

Joyce menambahkan, pembelian kembali akan dilaksanakan melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia, dan untuk itu Perseroan akan menggunakan jasa dari perantara pedagang efek. Pelaksanaan buyback saham tidak berdampak terhadap pendapatan Perseroan.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Rencana pembelian kembali saham akan mengakibatkan penurunan jumlah saham beredar, namun diperkirakan tidak berdampak signifikan terhadap laba per saham Perseroan.

"Pembelian kembali saham diharapkan dapat menstabilkan harga dalam kondisi pasar yang fluktuatif, selain memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham Perseroan secara fundamental. Pembelian kembali atas saham Perseroan juga memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola modal jangka panjang dimana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan dating dengan nilai yang optimal jika perseroan memerlukan penambahan modal," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini