Menko Luhut ke Pengusaha: Kita Jangan Hanya Impor Barang

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Selasa 24 Agustus 2021 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 320 2460341 menko-luhut-ke-pengusaha-kita-jangan-hanya-impor-barang-LTWpIarz1x.jpg Menko Luhut Minta Pengusaha untuk Tidak Selalu Impor. (Foto: Okezone.com/Kemenko Marves)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memperkuat beberapa sektor industri untuk percepat Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pertama, pembangunan Sumber Daya Manusia, dampak inovasi terhadap pengembangan ekonomi masih perlu dikejar. Untuk itu pengembangan masalah Sumber Daya Manusia menjadi hal yang penting untuk menghasilkan sendiri tekhnologi dalam negeri.

Baca Juga: Apindo Minta Harga PCR Diturunkan, di India Cuma Rp97.000

Luhut berharap dengan adanya program research seperti di UI, ITB, UGM, Unair, dan di luar jawa sendiri seperti di Makasar, dapat menghasilkan sentral-sentral research yang berkaitan kepada industry.

"Jadi saya pikir Apindo juga penting melihat ini, jadi kita jangan hanya impor-impor barang saja dari luar, tapi kita juga harus bisa produksi di dalam negeri," ujar Luhut dalam sambutannya dalam Rakerkornas Apindo 2021 secara virtual pada Selasa (24/8/2021).

Baca Juga: Mal Dibuka Terbatas dengan Kapasitas 25%, Pengusaha: Belum Terasa

Menurutnya, ekonomi berbasis inovasi dan teknologi yang sedang dibangun pemerintah perlu diperkuat oleh pengusaha-pengusah khususnya yang bernaung dalam Apindo untuk membantu dalam pengembangannya.

Luhut menjelaskan, dampak inovasi terhadap pengembangan ekonomi perlu dilihat oleh Apindo seperti research yang dibuat, seperti yang ada di Bali, Batam, dan Danau Toba. Untuk danau toba ada industri khusus untuk herbal, sedangkan di Batam khusus mengenai hitech atau presisi Enginering, kemudian kemudian bisnis-bisnis lainnya.

"Bapak-bapak sekalian saya kira bisa mengacu kesana, ini merupakan pengembangan ekonomi berbasis inovasi dan tekhnologi," lanjutnya

Selain itu hilirisasi industri dikawasan strategis juga tengah berjalan. Luhut menyebut hilirisasi industri telah membuat ekspor komoditas telah menolong perekonomian Indonesia.

"Karena ekspor kita kalau kita lihat iron steel, ekspor kita tahun lalu itu 10,9 tahun ini sampai bulan juli, itu sudah 10,4 jadi kalau kita lihar sampai akhir tahun kita mungkin samapi 18 sampai USD19 milliar, jadi saya kira kita harus masuk ke sini" Sambungnya.

Dalam kesempatannya luhut juga senantiasia kepada rekan-rekan Apindo untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi justru mengorbankan kesehatan masyarakat.

"Reaisasi investasi domestik juga tumbuh tinggi, ini melahirkan optimisme kita, jadi jangan sampai ini rusak gara-gara nanti naik lagi covid, jadi Apindo punya peran penting dalam hal ini," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini