Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani Akui Utang Pemerintah Bengkak karena Covid-19

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 31 Agustus 2021 |14:23 WIB
Sri Mulyani Akui Utang Pemerintah Bengkak karena Covid-19
Uang Rupiah (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang pemerintah terus meningkat. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan kenaikan utang dikarenakan Covid-19. Di mana penanganan Covid-19 membutuhkan dana besar.

"Memang utang meningkat karena Covid-19," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (31/8/2021).

Lanjutnya, Covid-19 masih menjadi faktor yang sangat menentukan kondisi perekonomian Indonesia tahun 2021-2022. Untuk itu, vaksinasi terus diakselerasi sebagai salah satu upaya mencapai herd immunity agar aktivitas ekonomi pulih.

Baca Juga: Sri Mulyani Antisipasi Dampak Tapering Off terhadap Rupiah

“(Vaksinasi) Indonesia sudah di 96,5 juta (dosis). Menurut Menkes nanti akan diupayakan dalam minggu ini akan mencapai menembus di atas 100 juta sehingga kita mungkin akan masuk dalam negara yang di atas 100 juta vaksinasinya,” katanya.

Baca Juga: Sri Mulyani Tak Jamin Ekonomi Bisa Pulih jika Covid-19 Masih Gentayangan

Vaksinasi diperlukan untuk menghadapi kemungkinan pandemi menjadi endemi. Sehingga, pemerintah fokus untuk terus melindungi keselamatan masyarakat dalam menghadapi risiko Covid-19 yang masih penuh ketidakpastian.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement