Perlu diketahui, kontrak baru yang diperoleh perseroan hingga Juli 2021 mencapai 1,27 triliun atau 29,02 % dari target kontrak baru tahun 2021 sebesar Rp 4,22 triliun. Komposisi perolehan kontrak tersebut terdiri atas pemerintah 57%, BUMN 19 % dan swasta 24%. Tahun ini, perseroan menargetkan order book pada 2021 sebesar Rp 15,52 triliun, naik 7,02% dari realisasi recana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) 2020 sebesar Rp 14,50 triliun.
Target order book mencakup target kontrak baru Rp 4,22 triliun dan kontrak limpahan (carry over) Rp 11,30 triliun. Kontrak baru 2021 ditargetkan Rp 4,22 triliun, melonjak 39,06% dari realisasi kontrak baru 2020 sebesar Rp 3,04 triliun.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.