7 Cara Hemat Uang, Ada Recehan Segara Tabung

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 622 2467347 7-cara-hemat-uang-ada-recehan-segara-tabung-VxRgiXwoLd.jpg Tips Mengelola Keuangan untuk Milenial. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Milenial menjadi kelompok usia yang paling boros. Karena itu diperlukan cara mengelola keuangan yang mudah agar para anak muda bisa menghemat keuangan untuk masa depan.

Mengelola keuangan dapat dibilang susah-susah gampang. Butuh rentetan kebiasaan baik jika ingin memiliki manajemen keuangan yang baik. Hal ini pun harus dibangun dalam waktu yang cukup panjang.

Menurut laporan yang dikompilasi oleh GOBangkingRates pada 2019, rata-rata masyarakat Amerika menghabiskan USD164 atau sekitar 2 juta rupiah tiap harinya. Pengeluaran ini mencakup biaya sewa, bahan makanan, makan di luar, pakaian, dan hiburan.

Baca Juga: 5 Tips Jitu Jajan Hemat di Akhir Bulan

Dalam laporan tersebut, kaum milenial menjadi kelompok usia yang memiliki pengeluaran tertinggi, yaitu sebanyak USD208 atau hampir mencapai Rp3 juta per hari. Sementara itu, generasi Z memiliki pengeluaran terendah, yaitu USD92 atau berkisar Rp1,3 juta per hari.

Jika uang tersebut dihabiskan untuk membeli kebutuhan pokok, tentu hal ini tidak dapat dihindari lagi. Namun, jika sebagian besar lari hanya untuk memenuhi keinginan, pengeluaran yang membengkak tentu bisa diantisipasi. Berikut cara berhemat seperti yang telah dikutip dari realsimple.com, Jakarta, Selasa (7/9/2021).

1. Biasa ngopi pagi? Biasakan membuat sendiri di rumah

Tak dapat dimungkiri, minum kopi adalah rutinitas wajib bagi beberapa orang. Namun, hal ini ternyata diam-diam membuat pengeluaran membengkak, lho!

Alih-alih menghilangkan kebiasaan ngopi, cobalah untuk membuatnya sendiri di rumah. Saat membuat kopi sendiri, uang yang dikeluarkan akan jauh lebih sedikit. Jika memang sangat menyukai kopi buatan kafe, berinvestasilah untuk membeli mesin pembuat kopi. Jim Wang, seorang blogger keuangan pribadi, menyebutnya sebagai strategi “upgrade and save”.

Baca Juga: Berikut Tips Kelola Keuangan di Masa Kritis

2. Cabut kabel dari stopkontak supaya hemat listrik

Dengan menerapkan langkah ini, tidak hanya pengeluaran yang terselamatkan, tetapi juga bumi. Kabel yang tidak dicabut dari stopkontak bahkan disebut sebagai vampir penghisap energi.

Terdapat cara lain untuk menghemat energi yaitu dengan menggunakan fitur smart power pada ponsel atau sleep mode pada komputer yang akan ditinggal untuk sementara waktu. Cara ini direkomendasikan oleh seorang konselor keuangan pribadi bersertifikat bernama Andrew Latham. Menurutnya, langkah ini bisa mengurangi biaya listrik hingga 20%.

Untuk perabotan rumah tangga, pengering pada mesin cuci menjadi yang paling banyak menghabiskan daya. Solusi yang dapat dicoba untuk masalah ini adalah mencuci dengan air dingin lalu menjemur pakaian tersebut.

3. Catat pengeluaran harian

Untuk menghemat uang, tentu harus diketahui terlebih dahulu ke mana saja uang tersebut pergi. Di zaman digital ini, aplikasi untuk mencatat pengeluaran sudah banyak tersedia. Cara ini juga dapat membantu kita untuk keluar dari jerat kepanikan finansial.

4. Tunggu 30 hari sebelum membeli barang

Keranjang aplikasi belanja sudah penuh barang? Jangan buru-buru check out! Tunggu dulu selama 30 hari. Cara ini bertujuan agar impulsive buying tidak terjadi. Pengeluaran jadi terselamatkan, deh!

5. Rapikan ruangan, temukan yang bisa dijual

Rumah sesak oleh barang karena pernah menjadi pembeli yang impulsif? Rapikan sekarang juga. JIka ada, temukan barang yang memungkinkan untuk dijual kembali. Rumah tertata rapi, kantong kembali terisi.

6. Masak dan makan di rumah

Selain mengasah kreativitas, memasak sendiri juga dapat menekan pengeluaran, lho! Langkah ini juga dapat membantu agar tubuh lebih sehat karena kita mengetahui bahan-bahan apa saja yang digunakan dalam masakan.

7. Punya uang pecahan? Tabung!

Uang pecahan secara nominal memang terlihat kecil. Namun, uang tersebut akan menjadi banyak jika dikumpulkan.

Oleh karena itu, bangunlah kebiasaan untuk menyimpan uang pecahan. Mungkin jumlahnya tidak akan serta merta banyak. Namun, ingatlah kata pepatah, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini