Laba Emiten Produsen Sari Roti Naik 33% Jadi Rp121,8 Miliar

Rabu 08 September 2021 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 278 2468014 laba-emiten-produsen-sari-roti-naik-33-jadi-rp121-8-miliar-mrKyKu9d4H.jpg Laba Emiten Sari Roti Naik. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) membukukan kenaikan laba bersih mencapai 33,2% menjadi Rp121,8 miliar. Selain itu, emiten produsen Sari Roti ini tengah membangun pabrik baru dan menambah kapasitas pabrik eksisting.

Direktur Nippon Indosari Corpindo Ida Apulia Simatupang mengatakan, capaian positif ini berkat upaya perseroan dalam menerapkan berbagai inisiatif yang difokuskan pada profitabilitas.

Baca Juga: Emiten Sari Roti Mau Buyback Saham Rp480 Miliar

”Efisiensi logistik dengan mengoptimalkan sebaran pabrik baru, penerapan strategi iklan dan promosi yang terukur serta peningkatan produktivitas kerja, secara kumulatif telah berhasil menurunkan beban usaha di paruh pertama tahun 2021,”ujarnya, dikutip dari Harian Neraca, di Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Adapun pada periode tersebut, Nippon Indosari berhasil membukukan penjualan sebanyak Rp1,55 triliun, menurun 7,18% dari periode sebelumnya di tahun 2020 yaitu Rp1,67 triliun. Jumlah penjualan itu disumbang oleh varian roti tawar dengan kontribusi sebanyak 68%, kemudian roti manis 30% dan produk lainya seperti kue sekitar 2%.

Baca Juga: Emiten Sari Roti Kantongi Laba Rp121,8 Miliar, Naik 32%

Pada kesempatan yang sama, Head investor & Public Relations Nippon Indosari Corpindo Hadi Susilo menjelaskan, kanal General Trading (GT) dan Modern Trading (MT) berperan seimbang selama pandemi. Dia mencontohkan, pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kanal penjualan General Trading (GT) jadi penyumbang terbesar.

“Namun saat ini, dimana masyarakat sudah diperbolehkan beraktivitas secara terbatas, penjualan pada kanal tradisional juga meningkat, dua kanal ini bergantian meningkat penjualanya,” ujarnya.

Dengan demikian, perseroan optimistis meski di tengah pandemi permintaan Sari Roti akan terus meningkat. Ada beberapa faktor yang menjadi alasan optimisme tersebut, yakni pesatnya laju urbanisasi yang cenderung memilih produk-;produk higienis dengan harga kompetitif dan juga enak dikonsumsi. Faktor lainnya yakni dengan bertambahnya kelas penghasilan menengah dan tren konsumsi milenial.

Maka dari itu, untuk mempersiapkan meningkatnya permintaan di masa yang akan datang. Perseroan membangun pabrik baru di Pekanbaru serta menyelesaikan tambahan kapasitas pabrik Palembang, keduanya diharapkan selesai awal tahun depan.

Untuk diketahui, Nippon Indosari Corpindo mengoperasikan sebanyak 14 pabrik yang tersebar di berbagai lokasi strategis dengan total kapasitas produksi mencapai 5 juta potong roti per hari. Realisasi Belanja Modal (capex) hingga Semester I mencapai Rp124 miliar setara dengan 83%

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini