4 Fakta Menarik Pesawat N219 Mengudara di Langit Indonesia

Hafid Fuad, Jurnalis · Minggu 12 September 2021 03:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 320 2469951 4-fakta-menarik-pesawat-n219-mengudara-di-langit-indonesia-pm7VuaoTZH.jpg Pesawat N219 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pesawat N219 diharapkan bisa masuk tahap komersial di tahun 2021. Pesawat tersebut diyakini akan menjadi awal dari kebangkitan kembali industri dirgantara Indonesia. Berikutnya akan membantu mengisi penerbangan konektivitas dan perintis di pelosok Indonesia.

Dampaknya akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara lebih merata. Berikut fakta-fakta yang dikumpulkan Okezone terkait perkembangan pesawat N219 yang akan beroperasi, Minggu (12/8/2021):

1. N219 Segera Beroperasi

Pesawat N219 segera dioperasikan di sejumlah bandara perintis di daerah-daerah Indonesia. Operasional secara komersial usai Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) menerbitkan type certificate untuk N219.

Baca Juga: Pesawat N219 Mengudara di Langit Indonesia

Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) Elfien Goentoro mengatakan, pemerintah pusat akan menggandeng sejumlah pemerintah daerah (pemda) di kawasan perintis untuk memanfaatkan pesawat N219 sebagai konektivitas moda transportasi udara.

2. Angkut Penumpang dan Logistik

Pesawat besutan PTDI tersebut akan mengudara dengan mengangkut penumpang dan logistik.

"Pemanfaatan pesawat N219 bagi pemda melalui peningkatan konektivitas udara untuk penumpang dan logistik bandar udara perintis," ujar Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) Elfien Goentoro.

Baca Juga: Kilas Balik Proses Panjang Pesawat N219 hingga Tersertifikasi

Daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) hingga kawasan perbatasan Indonesia, kata dia, memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah, namun masih banyak penduduk yang belum menikmati manfaat akses layanan publik dan peluang ekonomi melalui transportasi udara.

3. N219 Didukung Perpres

Konektivitas udara untuk penumpang dan logistik di bandar udara perintis menjadi tantangan dalam melayani jaringan rute penerbangan untuk menghubungkan daerah terpencil dan tertinggal atau daerah yang belum terlayani moda transportasi lain dan secara komersial belum menguntungkan.

4. Beri Manfaat Bagi Masyarakat

Kehadiran pesawat N219 diyakini memberi manfaat besar bagi masyarakat setempat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2008 mengenai Kebijakan Industri Nasional. Melalui beleid itu, pemerintah memberi tugas kepada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan PTDI agar menggunakan N219 sebagai moda transportasi udara di daerah.

"Pesawat N219 berkapasitas 19 penumpang yang ditujukan melayani penerbangan jangka pendek, khususnya ke wilayah-wilayah perintis," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini