JAKARTA - Pesawat N219 diharapkan bisa masuk tahap komersial di tahun 2021. Pesawat tersebut diyakini akan menjadi awal dari kebangkitan kembali industri dirgantara Indonesia. Berikutnya akan membantu mengisi penerbangan konektivitas dan perintis di pelosok Indonesia.
Dampaknya akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara lebih merata. Berikut fakta-fakta yang dikumpulkan Okezone terkait perkembangan pesawat N219 yang akan beroperasi, Minggu (12/8/2021):
1. N219 Segera Beroperasi
Pesawat N219 segera dioperasikan di sejumlah bandara perintis di daerah-daerah Indonesia. Operasional secara komersial usai Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) menerbitkan type certificate untuk N219.
Baca Juga: Pesawat N219 Mengudara di Langit Indonesia
Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) Elfien Goentoro mengatakan, pemerintah pusat akan menggandeng sejumlah pemerintah daerah (pemda) di kawasan perintis untuk memanfaatkan pesawat N219 sebagai konektivitas moda transportasi udara.
2. Angkut Penumpang dan Logistik
Pesawat besutan PTDI tersebut akan mengudara dengan mengangkut penumpang dan logistik.
"Pemanfaatan pesawat N219 bagi pemda melalui peningkatan konektivitas udara untuk penumpang dan logistik bandar udara perintis," ujar Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) Elfien Goentoro.
Baca Juga: Kilas Balik Proses Panjang Pesawat N219 hingga Tersertifikasi
Daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) hingga kawasan perbatasan Indonesia, kata dia, memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah, namun masih banyak penduduk yang belum menikmati manfaat akses layanan publik dan peluang ekonomi melalui transportasi udara.