Mau Investasi, Perusahaan Teknologi UEA Ketemu Menko Luhut

Antara, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 320 2472389 mau-investasi-perusahaan-teknologi-uea-ketemu-menko-luhut-qecyOXoHvU.jpg Investasi UEA di Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menerima kunjungan Group 42 (G42), perusahaan teknologi Artificial Intellegence (AI) dan Cloud Computing asal Abu Dhabi, UEA. Pertemuan ini untuk menjajaki peluang kerjasama investasi dan ekonomi di berbagai bidang dengan perusahaan di Indonesia.

"Saya berharap dalam kunjungan G42 yang diperintah langsung oleh Pemerintah UEA ke Indonesia ini terjadi penjajakan yang baik dan rencana investasinya dapat segera terealisasi," katanya, dikutip dari Antara, Kamis (16/9/2021).

Luhut menerangkan perusahaan teknologi berbasis artificial intelligence (AI) dan cloud computing tersebut berniat untuk berinvestasi di Indonesia di bidang AI, cloud computing, big data, dan utamanya pada bidang pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Telantarkan 65 Hektare, Menteri Bahlil Putus Kontrak Investasi PT Gili Trawangan Indah

Tidak hanya di sektor kesehatan, hasil penelitian dan pengembangan teknologi G42 sudah banyak diterapkan pada berbagai sektor mulai dari pemerintahan, keuangan, penerbangan dan perhotelan, hingga minyak dan gas.

Kunjungan G42 ke Indonesia pada 13-15 September lalu,diawali pertemuan dengan berbagai perusahaan rintisan atau startup di Indonesia yang bergerak di bidang grocery social commerce, fintech, dan juga perbankan digital untuk membahas dana pertumbuhan teknologi di sektor jasa keuangan dan produk konsumen.

Berikutnya, G42 mengadakan pertemuan dengan Gubernur Aceh Nova Iriansyah guna membahas peluang investasi di bidang pelayanan kesehatan, smart city dan AI di Provinsi Aceh.

Baca Juga: Bangun Pabrik Baterai Listrik, Bahlil Pastikan Serap Pekerja Dalam Negeri

Gubernur Nova berharap perusahaan itu nantinya dapat fokus terhadap kelestarian lingkungan yang optimal, kepedulian sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.

Pertemuan berikutnya dilakukan G42 dengan BUMN di bidang pertahanan dan keamanan untuk membahas mengenai Digital AI, Autonomous System dan keamanan publik. Keahlian dan pengalaman G42 dalam proyek-proyek seperti AI dan teknologi diyakini akan bermanfaat bagi BUMN di bidang ini untuk mencapai tujuan mereka

Pertemuan berikutnya yang paling krusial adalah membahas peluang kerja sama di bidang pelayanan kesehatan. Pertemuan ini diikuti oleh berbagai perwakilan lembaga dan juga perusahaan baik swasta maupun BUMN di bidang kesehatan.

Dalam pertemuan itu, dibahas berbagai peluang kerja sama investasi terkait vaksin, obat-obatan, produk plasma dan riset genomik yang diyakini akan menjadi faktor penting dalam dunia kedokteran.

G42 juga melakukan kunjungan ke PT Etana Biotechnologies Indonesia di Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur. Etana selama dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bisnis manufaktur farmasi, R&D dan pemasaran obat, dan vaksin teknologi gen rekombinan, antibodi monoklonal (MAB).

G42 kemudian menutup lawatannya ke Indonesia kali ini dengan mengunjungi Kura-Kura Bali yang sedang membangun dan mengembangkan smartcity di Pulau Bali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini