Pecah Rekor! Total Dana IPO 2021 di BEI Rp32,1 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 278 2472906 pecah-rekor-total-dana-ipo-2021-di-bei-rp32-1-triliun-terbesar-sepanjang-sejarah-VzbUzRSPiT.jpg Dana IPO di BEI Terbesar Sepanjang Sejarah (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan perolehan dana yang dihimpun melalui Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum perdana saham per 16 September 2021 sebesar Rp32,14 triliun dari 38 perusahaan tercatat.

"Nilai tersebut merupakan perolehan dana terbesar yang dihimpun perusahaan melalui IPO sejak Pemerintah Republik Indonesia mengaktifkan kembali pasar modal pada tahun 1977," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).

Adapun pencapaian terbesar sebelumnya yaitu pada tahun 2010 di mana total dana dihimpun melalui IPO sebesar Rp29,67 triliun yang diperoleh dari IPO 23 Perusahaan.

Diketahui, saat ini BEI masih mengantongi puluhan nama perusahaan yang berencana melakukan IPO, di mana per 16 September 2021, terdapat 26 perusahaan yang terdapat dalam pipeline IPO BEI.

Bursa telah mencatat 38 Perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dan terdapat 26 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Dari pipeline tersebut terdapat dua BUMN and subsidiary yang masih tercatat.

Jika ditinjau dari 26 perusahaan di pipeline 2021, terdapat satu Perusahaan yang tergolong ke dalam start-up dan merupakan hasil binaan dari IDX Incubator. Perusahaan ini berada di sektor teknologi dan sub sektor Software & IT Services, sebuah perusahaan teknologi informasi inkubator startup yang membangun produk perangkat lunak.

Adapun kisaran dana yang akan dihimpun belum dapat disampaikan karena proses book building dalam rangka pembentukan harga belum selesai dilakukan.

Dari sisi sektor 26 perusahaan tersebut cukup beragam, terdiri dari 6 perusahaan sektor Consumer Cyclicals dan sektor Consumer Non Cyclicals, 3 perusahaan di sektor Industrial, sektor Energy, dan sektor Financials.

Sementara itu, sektor Technology, Transportation & Logistic, Basic Materials, Properties & Real Estate, serta Infrastructures masing-masing sebanyak 1 perusahaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini