Ridwan Kamil Targetkan Perbanyak PLTS di Jawa Barat

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Selasa 21 September 2021 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 320 2474647 ridwan-kamil-targetkan-perbanyak-plts-di-jawa-barat-G7dgca2M1L.png Ridwan Kamil Targetkan Perbanyak PLTS (Foto: Antara)

JAKARTA - Gubernur jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, tingkat konsumsi energi tinggi sebanding dengan provinsi dengan populasi terbesar,

Menurut data, pada tahun 2015 tercatat Jawa Barat menghabiskan sumber daya energi primer sebesar 26,4 juta ton setara minyak (million ton oil equivalent - mtoe) dengan 10% nya merupakan sumber energi baru dan terbarukan.

"Konversi sumber daya tersebut menghasilkan 19,9 mtoe energi yang dapat dikonsumsi oleh berbagai sektor pengguna. Mengingat peningkatan kebutuhan sumber daya dan keterbatasan atas sumber daya energi fosil maka diharapkan pasokan sumber daya energi baru terbarukan dapat ditingkatkan," ujarnya dalam acara virtual, Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Guna mencukupi kebutuhan energi Jawa Barat dan meminimalisir dampak lingkungan dari produksi energi yang berasal dari fosil, Ridwan Kamil menargetkan proporsi suplai energi baru terbarukan untuk energi primer tersebut sebesar 20,1%.

"Dalam rencana umum energi daerah (RUED), Jawa Barat menargetkan add on dari pembangkit listrik tenaga surya sebesar 918 megawatt (mw) sebagai dukungan capaiannya," katanya.

Secara umum pemasangan PLTS di Indonesia sangat jauh tertinggal bila dibandingkan dengan negara-negara lain di Asean. Pengembangan energi baru terbarukan melalui pembangunan PLTS atap merupakan salah satu bentuk kontribusi konservasi energi sekaligus mengurangi emisi karbon dari penggunaan energi fosil yang mendominasi pasokan listrik pada pembangkit listrik nasional.

Seperti yang telah diketahui bersama, Indonesia telah menyatakan komitmennya untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26% dengan usaha sendiri dan 41% dengan bantuan internasional.

"Untuk mendukung hal tersebut pemerintah provinsi Jawa Barat juga telah memiliki target untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 4,29% di mana 1,84% dari hal tersebut adalah kontribusi sektor energi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini