Menko Airlangga: Pandemi Covid-19 Mulai Terkendali

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Selasa 21 September 2021 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 320 2474648 menko-airlangga-pandemi-covid-19-mulai-terkendali-zX2ZgRKrdh.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebut pandemi covid-19 mulai terkendali (Foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyatakan tingkat penularan kasus Covid-19 di Indonesia lebih rendah dari rata-rata dunia. Berdasarkan data yang diperoleh dari Our World Data per 14 September 2021 menyebut national transmission rate Indonesia berada di tingkat 0,59 dari tingkat global sebesar 0,94.

“Penilaian di bawah 1 ini menandakan bahwa angka infeksi komunitas dan pandemi ini mulai terkendali,” kata Airlangga, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga: Peneliti Temukan Kelelawar dengan Virus Corona Mirip SARS-CoV-2, Dukung Teori Covid Berasal dari Alam

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menjelaskan national transmission rate Indonesia lebih baik dari standar yang harus di bawah angka atau tingkat global sebesar 0,94. Transmisi on rate Indonesia juga lebih baik dari Singapura dengan nilai 1,81, kemudian China 1,53, Australia 1,14, Amerika Serikat 1,03, Malaysia 0,95, dan Thailand 0,95. Meski demikian Airlangga meminta agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Walau mulai terkendali masih ada risiko kenaikan kasus karena kenaikan mobilitas sehingga perlu hati-hati dan waspada,” ujarnya.

Baca Juga: Kemenkes: Gelombang Ketiga Covid-19 Bisa Terjadi Jika Aktivitas Masyarakat Tidak Diimbangi Prokes

Airlangga merinci tingkat transmission secara spasial di pulau-pulau di Indonesia.

“Sumatera Transmission Rate-nya 0,99, Kalimantan-Bali-Papua 1,0-1,2, Sulawesi-Nusa Tenggara-Maluku 1,01-1,03,” katanya.

Koordinator Penanganan Covid Luar-Jawa Bali ini mengungkapkan tingkat perkembangan kasus di Luar Jawa-Bali tren menunjukan tren perbaikan yang cukup bagus. Dari total kasus aktif secara nasional, Luar Jawa-Bali menyumpang sekitar 61,95% recovery rate kasus nasional.

Rinciannya, tingkat kesembuhan (recovery rate) di Sumatera menunjukan angka 93,52%, dengan Case Fatality Rate (CFR) sebesar 3,49%, dan penurunan kasus aktif sejak 9-19 September 2021 sebesar 80,52%. Sementara Nusa Tenggara, tingkat recovery rate sebesar 95,78%, CFR 2,3%, dan penurunan kasus 86, 75%. Kemudian Kalimantan dengan recovery rate 94,27%, CFR 3,15%, dan penurunan kasus 81,48%. Lalu Sulawesi dengan recovery rate sebesar 94,61%, CFR 2,61%, dan penurunan kasus hingga 17 september adalah 81,13%. Sementara Maluku-Papua dengan recovery rate 95,59%, CFR 1,6% dan penurunan kasus 87,17%.

“Kesembuhan nasional 95% dan luar Jawa-Bali ini 94,17% dan terkait dengan rata-rata kematian nasional 3,07% dibawah nasional 3,35%,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini