Share

Warga Jadi Miliarder, Intip Kampung Terdampak Tol Solo-Jogja bak Desa Mati

Solopos.com, Jurnalis · Rabu 22 September 2021 10:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 470 2475063 warga-jadi-miliarder-intip-kampung-terdampak-tol-solo-jogja-bak-desa-mati-rlpEutKvv0.jpg Kampung Terdampak Tol (Foto: Solopos.com)

BPN: Pembebasan Lahan Tak Ada Masalah

Warga Dukuh Ngentak lainnya, Agung Setiyoko, membenarkan sebagian warga sudah mulai pindah rumah setelah menerima uang ganti rugi. Mereka tersebar ke berbagai wilayah seperti di Delanggu, Wonosari, meski ada juga yang pindah namun masih dalam wilayah Kecamatan Polanharjo.

Agung berencana pindah rumah ke Desa Segaran, Kecamatan Delanggu. Ia sudah mulai membangun rumah di Segaran dan sementara waktu tinggal di rumah sekaligus tempat usahanya di Desa/Kecamatan Delanggu. “Kalau nanti sudah disuruh pindah, saya segera pindah ke Segaran. Sebagian barang sudah saya pindahkan ke Delanggu,” kata Agung.

Sebelumnya, Kasi Pengadaan Tanah BPN Klaten, Sulistiyono, menjelaskan pencairan uang ganti rugi untuk pengadaan lahan tol sudah dilakukan di 15 desa yang tersebar di empat kecamatan yakni Polanharjo, Delanggu, Ceper, dan Karanganom.

Jumlah total bidang lahan yang sudah dibebaskan yakni 1.024 bidang dari total bidang lahan untuk jalan tol di Klaten sebanyak 4.071 bidang di 50 desa yang tersebar di 11 kecamatan.

“Alhamdulillah, untuk lahan yang sudah kami bebaskan di 15 desa tidak ada masalah. Pemilik lahan semua menerima. Bahkan bangunan belum diminta dirobohkan sekarang banyak yang sudah dirobohkan oleh pemiliknya [setelah menerima uang ganti rugi],” kata Sulis.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini