Share

BEI Rayu Startup Centaur hingga Decacorn Melantai di Bursa

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 30 September 2021 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 278 2479068 bei-rayu-startup-centaur-hingga-decacorn-melantai-di-bursa-Apd0mPtCbp.jpg BEI ajak startup melantai di Bursa (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengajak perusahaan baik konvensional maupun perusahaan rintisan (startup) melantai di Bursa. Startup yang dimaksud mulai dari kategori centaur, unicorn, dan decacorn untuk melantai di pasar modal Indonesia.

Baca Juga: IHSG Bangkit, Ditutup Menguat ke 6.162

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, pihaknya senantiasa adaptive dan mendukung calon perusahaan tercatat yang akan melakukan Initial Public Offering (IPO) dan mencatatkan efeknya di Bursa. BEI disebut cukup intens menyelenggarakan kegiatan sosialisasi go public kepada para stakeholder.

"Kegiatan sosialisasi go public tersebut dikemas dalam kegiatan sosialisasi one-on-one antara BEI dengan calon Perusahaan Tercatat, maupun melakukan webinar berkolaborasi antara BEI, Underwriter, Perusahaan Tercatat, yang bekerja sama dengan komunitas, asosiasi, maupun Venture Capital," ujar Nyoman dalam keterangan tertulis, Kamis (30/9/2021).

Baca Juga: IHSG Rebound, Menguat 19 Poin di Jeda Sesi I

Nyoman menambahkan, terkait dengan persiapan BEI untuk kelanjutan rencana IPO startup centaur, unicorn, dan decacorn, pihaknya akan tanggap terhadap perkembangan dan perubahan model bisnis perusahaan-perusahaan di Indonesia, dan mencoba untuk bersifat adaptif dan proaktif.

"Beberapa hal yang dilakukan BEI untuk rencana IPO dimaksud adalah aktif berkoordinasi dengan OJK dalam proses penyusunan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) tentang Penerapan Klasifikasi Saham Dengan Hak Suara Multipel di Indonesia," kata dia.

Selain itu, dia menyebut bahwa Bursa saat ini juga dalam proses melakukan perubahan Peraturan I-A untuk membukakan "pintu-pintu" atau opsi yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri, termasuk perusahaan-perusahaan teknologi yang valuasinya sudah mencapai centaur, unicorn, dan decacorn, dengan tetap memperhatikan kualitas perusahaan tercatat.

"BEI berharap kedua peraturan tersebut di atas dapat segera difinalisasi untuk kemudian segera dapat digunakan oleh stakeholder Pasar Modal Indonesia," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini