BEI Suspensi 33 Emiten, Ini Daftarnya

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 01 Oktober 2021 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 01 278 2479829 bei-suspensi-33-emiten-ini-daftarnya-5R3KXSZMAn.jpg BEI suspensi 33 emiten (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham 33 emiten. BEI suspensi 33 emiten karena belum menyampaikan laporan keuangan.

Dalam siaran persnya disebutkan, berdasarkan pemantauan, hingga 28 September 2021 terdapat 33 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan interim per 31 Maret 2021 dan belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan tersebut.

Baca Juga: BEI Gembok Saham Perdana Karya Perkasa, Ini Penyebabnya

Secara rinci, BEI menghentikan sementara perdagangan efek di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi I pada 29 September 2021 untuk dua perusahaan tercatat, yakni PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL). Kemudian, BEI memperpanjang suspensi perdagangan efek di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi I pada 29 September 2021 untuk 31 perusahaan tercatat, di antaranya PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Cowell Development Tbk (COWL), PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI), PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO), dan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM).

Bursa juga memperpanjang suspensi saham PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY), PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA), PT Forza Land Indonesia Tbk (FORZ), PT Golden Plantation Tbk (GOLL), dan PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO). Selanjutnya, saham PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME), PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI), PT Steadfast Marine Tbk (KPAL), PT Grand Kartech Tbk (KRAH), PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA), PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI), PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA), PT Hanson International Tbk (MYRX), PT Nipress Tbk (NIPS), dan PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA).

Kemudian, saham PT Polaris Investama Tbk (PLAS), PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO), PT Siwani Makmur Tbk (SIMA), PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB), PT Sugih Energy Tbk (SUGI), PT Tridomain Performance Materials Tbk (TDPM), PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE), PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), dan PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini