Share

Mitratel Dipastikan IPO Akhir Tahun Ini, Anak Usaha BUMN Lain Kapan?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 05 Oktober 2021 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 278 2481810 mitratel-dipastikan-ipo-akhir-tahun-ini-anak-usaha-bumn-lain-kapan-l7NKBwchQD.jpg Mitratel IPO Akhir Tahun Ini (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dipastikan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini melalui skema initial public offering (IPO)

"Yang pasti Mitratel lah ya yang terdekat gitu, kan kita tahu Mitratel ini perusahaan dengan pemilik tower terbesar yang ada sekarang ini. Dan ini akan menjadi perusahaan bintangnya perusahaan tower di Indonesia," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Baca Juga: Dikabarkan Segera IPO, Mitratel Dapat 'Hibah' 798 Menara Telekomunikasi

Kementerian BUMN menyatakan, saat ini Mitratel memiliki aset dan pelayanan yang baik. Mitratel dicatat sebagai perusahaan yang memiliki jumlah tower terbanyak di Indonesia. Sementara, dari segi pelayanan perseroan pun dibantu fiber optik.

"Aset yang mereka miliki dan servis yang mereka miliki. Dan mereka punya kelebihan, mereka disuport dengan namanya fiber optik sehingga tower itu punya power yang kuat tidak hanya sekadar radio," katanya.

Menteri BUMN Erick Thohir memang menargetkan IPO Mitratel pada akhir 2021 atau awal 2022. Meski begitu, langkah go public didasarkan pada pertimbangan atau kebutuhan pasar BEI. Karena itu, pihaknya tetap melihat dinamika pasar sebelum memutuskan untuk melantai.

Pencatatan saham di pasar modal pun akan dilakukan dua subholding milik PT Pertamina (Persero) yakni subholding pelayaran (shipping) dan subholding energi terbarukan (renewable energy). Pemegang saham menargetkan go public dilakukan di akhir tahun ini atau awal tahun depan.

"Nanti yang namanya Mitratel akan kita siapkan leader go publik di tahun ini atau awal tahun depan. Nanti tergantung market kita bisa lihat. Pertamina yang menarik, karena di Pertamina ini ada dua subholding, kembali kita juga melihat situasi bursa, apakah di tahun ini ataukah di awal tahun depan," ujar Erick dalam sesi wawancara dengan IDX Channel belum lama ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini