Share

Penerbangan Internasional ke Bandara Soetta Tak Lagi Ada Pembatasan Penumpang

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 05 Oktober 2021 09:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 320 2481400 penerbangan-internasional-ke-bandara-soetta-tak-lagi-ada-pembatasan-penumpang-WXDv2Ewy4U.jpg Aturan Penerbangan Internasional di Bandara Soetta. (Foto: Okezone.com/AP 2)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan menghapus ketentuan pembatasan kapasitas penumpang penerbangan internasional yang masuk melalui Bandar Udara Soekarno Hatta. Sebelumnya diberlakukan pembatasan 90 orang per penerbangan.

“Dengan adanya peningkatan kapasitas PCR yang ada sekarang, kami menilai pembatasan sudah tidak diperlukan. Namun demikian kami meminta kepada semua stakeholders untuk berkomitmen melaksanakan semua ketentuan dengan baik dan melakukan pengawasan yang optimal," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto, Selasa (5/10/2021).

Baca Juga: Persiapan Sandiaga Uno Sambut Turis Asing di Bali

Dia mengatakan, peningkatan kapasitas pemeriksaan PCR di Bandar Udara Soekarno Hatta, potensi terjadinya penumpukan penumpang dan pelanggaran protokol kesehatan dapat dihindari.

“Oleh karena itu pembatasan kedatangan penumpang tidak dibutuhkan lagi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan pelaksanaan karantina selama 8 (delapan) hari sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Baca Juga: Turis China hingga UEA Boleh Masuk Bali Mulai 14 Oktober

Novie menambahkan saat ini regulator dan penyelenggara bandara telah siap dengan peningkatan kapasitas pemeriksaan tes PCR yang hasilnya dapat diperoleh paling lama 1 jam.

Sehingga potensi antrian dapat dikurangi dan para penumpang mendapat pelayanan yang nyaman selama melakukan tes di Bandar Udara Soekarno Hatta.

“Fasilitas ini telah ditingkatkan dengan target menjadi 600 orang per jam dan telah memenuhi ketentuan Lab Bio Security Level II (BSL2),” tegas Novie.

Perlu diketahui bersama pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga mempertimbangkan berbagai krisis yang dialami oleh sektor penerbangan.

“Harapan kita bersama, sektor penerbangan dapat segera pulih, salah satunya dengan pelaksanaan fungsi testing dan peningkatan vaksinasi baik secara global maupun di dalam negeri. Kedua hal ini diharapkan dapat memberikan masa depan yang lebih baik bagi dunia penerbangan dan mencegah meluasnya penularan maupun masuknya varian baru”, pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini