Ini Dampak Ekonomi bagi Tuan Rumah PON

Tika Vidya Utami, Jurnalis · Rabu 06 Oktober 2021 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 320 2482296 ini-dampak-ekonomi-bagi-tuan-rumah-pon-f0BYltHcql.jpg Dampak Ekonomi bagi Tuan Rumah PON (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) tentu mempunyai banyak keuntungan. Selain sarana dan prasarana olahraga yang dibangun dan diperbaiki, aspek ekonomi pun juga akan terdongkrak.

Berikut dampak ekonomi bagi tuan rumah PON seperti dirangkum MNC Portal Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021).

PON ke-19 Bandung (2016)

Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON ke-19 memiliki berkah bagi banyak pelaku ekonomi. Mulai dari sektor konstruksi yang bergerak dalam kegiatan penyiapan venues dan jalan akses menuju venues, sektor Industri peralatan olahraga, sektor perhotelan, restoran, serta kuliner. Tak ketinggalan para pelaku usaha sektor transportasi, konveksi, kerajinan dan pariwisata yang dipastikan alami peningkatan omzet saat penyelenggaraan PON.

PON ke-18 Pekanbaru (2012)

Penyelenggaraan PON mempunyai dampak perekonomian bagi Riau yang menjadi tuan rumah. Peningkatan ekonomi berasal dari perolehan pajak bagi PAD yang bersumber dari sewa hotel/penginapan, stan dari kegiatan expo/pameran, retribusi karcis masuk ke arena pertandingan PON, serta sewa kendaraan bermotor.


PON ke-17 Samarinda (2008)

Dampak ekonomi sudah dirasakan oleh Samarinda ketika ditetapkan menjadi tuan rumah PON ke-17. Investor berlomba untuk membangun hotel, restoran serta fasilitas umum lain penunjang PON. Harga tanah di sekitar kawasan venue meningkat karena ada akses jalan, serta peluang usaha bagi warga setempat seperti membuka penginapan, warung dan toko.

(dni)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini