Bangga! Bursa Saham Indonesia Jadi 'Raja IPO' di Asia Tenggara

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 278 2483251 bangga-bursa-saham-indonesia-jadi-raja-ipo-di-asia-tenggara-gMDqekjT3b.jpg Bursa Saham Indonesia Raja IPO (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bursa saham Indonesia mencatatkan saham baru terbanyak di Asia Tenggara. Dengan demikian, Indonesia menjadi 'Raja IPO'.

Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Jakarta, Jumat (8/10/2021), Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan, gairah investasi di pasar modal Indonesia terus mengalami peningkatan.

Baca Juga: BEI Pede Unicorn Tertarik Melantai di Bursa Saham

Hal ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami reli positif selama beberapa waktu belakangan.

Inarno menyebut sebanyak 750 perusahaan di Indonesia telah terdaftar atau melantai di pasar modal Indonesia. Jumlah ini merupakan jumlah akumulasi setelah 38 perusahaan berhasil IPO hingga Agustus 2021.

Dengan begitu, dia mengklaim bahwa Bursa dalam negeri menjadi yang terbesar di antara negara Asia Tenggara lainnya.

"Melihat dari sisi supply side atau IPO perusahaan dapat kita laporkan bahwa awal Oktober 2021 telah terdapat 38 perusahaan yang IPO dengan nilai fund raised mencapai Rp32,15 triliun," ucap Inarno.

"Alhamdulillah, ini merupakan dibandingkan IPO perusahaan di Asean lainnya kita adalah IPO yang terbanyak," sambungnya.

Menurut e-global IPO report, Indonesia masuk ke dalam 10 besar negara dengan pencatatan IPO tertinggi di dunia. Posisi ini masih unggul dibandingkan Bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat, India, hingga NYSE Amerika Serikat.

BEI bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan tengah mempersiapkan sejumlah regulasi untuk menyambut IPO perusahaan startup. Ini merupakan respon cepat BEI setelah sebelumnya PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) berhasil jadi perusahaan startup unicorn pertama yang melantai di bursa saham.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini