Penghasilan UMKM di Bawah Rp500 Juta Bebas Pajak

Rizki Nusantara, Jurnalis · Minggu 10 Oktober 2021 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 10 320 2484137 penghasilan-umkm-di-bawah-rp500-juta-bebas-pajak-YUrjo7wIT0.jpg Pembebasan Pajak UMK. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah memberlakukan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) kepada Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

"Pemerintah memperkenalkan pengaturan baru mengenai besarnya bagian peredaran bruto yang tidak dikenai pajak dalam satu tahun pajak sebesar Rp500 juta, sebagai insentif tambahan bagi Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi (OP) UMK yang dikenai PPh Final," tutur Neilmaldrin, dikutip dari Antara, di Jakarta, Minggu (10/10/2021). 

Baca Juga: Gaji Rp5 Juta Kena Pajak 5%?

Menurutnya, aturan baru tersebut diberikan dalam rangka memberikan dukungan kepada para pelaku UMK, serta untuk menciptakan keadilan antara pelaku UMK yang dikenai PPh Final dan WP OP yang dikenai Pajak Penghasilan (PPh) berdasarkan ketentuan umum.

Baca Juga: Sri Mulyani: Tak Ada Pajak Sembako yang Memberatkan Masyarakat Menengah Bawah

Sebagaimana diketahui saat ini, secara umum, WP OP memperhitungkan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dalam menghitung penghasilan kena pajaknya.

Sedangkan, kata Neilmaldrin, WP OP pelaku UMK yang melaporkan pajaknya berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 dikenai PPh Final sebesar 0,5% dari penghasilan bruto tanpa perhitungan PTKP.

Adapun kebijakan baru tersebut diatur dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) yang baru saja disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk disahkan.

"Kebijakan baru ini merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah untuk mendorong dan memberikan insentif kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, khususnya yang menjalankan UMK," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini