Investor Domestik Kuasai Surat Utang Negara

Antara, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 21:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 320 2485341 investor-domestik-kuasai-surat-utang-negara-wtdrgjPbgt.jpeg Investor domestik dominasi lelang SUN (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Investor domestik masih mendominasi penawaran dalam lelang Surat Utang Negara (SUN). Kementerian Keuangan menyerap Rp8 triliun dari lelang tujuh seri SUN dengan penawaran yang mencapai Rp50,14 triliun.

"Investor domestik masih mendominasi bid dengan persentase mencapai 91,7% dari total bid," kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu Deni Ridwan di Jakarta, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: SBN Ritel Terakhir, Begini Cara Investasi di ORI020

Ia menjelaskan investor masih meminati tiga seri SUN dalam lelang SUN kali ini yaitu FR090 dengan tenor 5 tahun, FR091 dengan tenor 10 tahun dan FR092 dengan tenor 20 tahun.

"Seri-seri yang paling diminati pada lelang SUN kali ini adalah tenor 5, 10 dan 20 tahun dengan total 62,18% dari total bid yang masuk," katanya.

Baca Juga: Pemegang Saham Restui TBIG Terbitkan Surat Utang USD900 Juta

Deni juga memaparkan alasan pemerintah untuk menurunkan target indikatif, dari Rp12 triliun menjadi Rp8 triliun, yaitu karena membaiknya realisasi penerimaan negara serta pembiayaan non utang.

Ia menambahkan Weighted Average Yield (WAY) yang dimenangkan untuk sebagian besar seri Obligasi Negara (ON) turun sekitar 1-13bps dibandingkan dengan yield seri yang sama pada penutupan perdagangan sesi pertama pada hari ini. Penurunan yield tertinggi pada seri FR0092 atau tenor 20 tahun.

Terkait minat investor dalam lelang yang masih tinggi, Deni mengatakan hal itu dipengaruhi oleh pelaku pasar yang masih concern terhadap kenaikan harga komoditas dan energi yang berpotensi memberikan dampak kepada inflasi dan pertumbuhan ekonomi di AS.

Selain itu, lanjut dia, kenaikan imbal hasil obligasi AS (US Treasury) tenor 10 tahun hingga ke level 1,6% telah menahan penurunan yield SUN meski terdapat penurunan supply SUN di pasar perdana.

"Dengan incoming bids sebesar Rp50,15 triliun, bid to cover ratio pada lelang kali ini menjadi yang tertinggi pada tahun 2021 yaitu sebesar 6,27 kali," katanya.

Sebelumnya pada lelang SUN rutin pada Selasa (12/10), pemerintah menyerap dana sebesar Rp8 triliun dari lelang tujuh seri SUN di pasar perdana dengan penawaran masuk mencapai Rp50,15 triliun.

Dengan adanya lelang ini, maka secara keseluruhan jumlah pembiayaan negara yang berasal dari lelang SUN selama Januari-Oktober 2021 mencapai Rp568,74 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini