Wapres Minta Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Dipercepat

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 19:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 320 2485877 wapres-minta-penanggulangan-kemiskinan-ekstrem-dipercepat-8VGfmGBcKe.jpg Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan ekstrem kabupaten prioritas Provinsi Maluku 2021.

Maruf mengatakan program-program penanganan kemiskinan ekstrem belum dapat diterima secara optimal oleh masyarakat miskin. Dia pun meminta agar konvergensi program penanggulangan kemiskinan ekstrim di kementerian/lembaga dan daerah segera dikonvergensikan.

“Konvergensi yang dimaksudkan adalah upaya untuk memastikan agar seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem mulai dari tahap perencanaan, penentuan alokasi anggaran, penetapan sasaran dan pelaksanaan program tertuju pada satu titik atau lokus yang sama, baik itu secara wilayah maupun target masyarakat yang berhak,” katanya dikutip dari pers rilis Biro Pers Setwapres, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga: Bansos dan UMKM Jadi 'Senjata' Atasi Kemiskinan Ekstrem di 2024

Dia juga mengungkapkan bahwa anggaran untuk mendukung berbagai program penanggulangan kemiskinan jumlahnya cukup besar yakni mencapai lebih dari Rp.500 triliun. Sehingga menurutnya tantangan utamanya adalah memastikan program sampai kepada masyarakat miskin ekstrim.

Seperti diketahui di Provinsi Maluku terdapat lima kabupaten yang merupakan kantong-kantong kemiskinan ekstrem yakni Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, dan Kabupaten Seram Bagian Timur.

Baca Juga: Wapres: Pemulihan Ekonomi Mustahil Dilakukan Jika Covid-19 Masih Tinggi

“Jadi sebagaimana yang saya sampaikan di berbagai kesempatan, bahwa dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem, anggaran bukanlah isu utama. Tantangan terbesar kita adalah bagaimana memastikan seluruh program tadi, baik program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dapat diterima oleh rumah tangga miskin ekstrem yang ada di lima wilayah kabupaten prioritas tersebut,” tegasnya.

Dia pun mengapresiasi program-program yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Maluku terkait penanggulangan kemiskinan ekstrem. Diantaranya Rumah Basudara Sejahtera” dan “Manggurebe Bangun Desa”

“Saya memandang program “Rumah Basudara Sejahtera” dan “Manggurebe Bangun Desa” maupun program inovasi lainnya sangat mendukung strategi penanggulangan kemiskinan dan khususnya untuk kemiskinan ekstrem yang saya sampaikan sebelumnya,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa di sisa waktu tiga bulan tahun 2021, pemerintah memberikan program tambahan yakni Program Sembako dan BLT-Desa. Dia pun meminta agar perbaikan data penerima manfaat terus diperbaiki.

“Untuk program Sembako, kita memiliki DTKS sebagai daftar rumah tangga penerima bantuan sosial yang dikelola oleh Kementerian Sosial, serta daftar nama yang digunakan oleh Kementerian Desa untuk menyalurkan bantuan langsung tunai desa,” ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini