Ketua OJK: Pemulihan Ekonomi Berlanjut hingga 2022

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 278 2486134 ketua-ojk-pemulihan-ekonomi-berlanjut-hingga-2022-mxCKcLly4A.jpg OJK sebut pemulihan ekonomi berlanjut hingga 2022 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 di Tanah Air terus membaik. Dia juga meyakini pemulihan ekonomi akan berlanjut hingga 2022.

Selain itu, pencapaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama telah mencapai 100 juta orang, di mana ini adalah baru 40,4% dari target nasional sebanyak 208,27 juta orang. Sementara itu, vaksinasi dosis kedua telah mencapai 57,41 juta orang atau 27,57% dari target.

Baca Juga: Mendag: Negara G20 Harus Prioritaskan Perdagangan untuk Pemulihan Ekonomi Global

"Dengan berbagai upaya percepatan vaksinasi yang didukung oleh OJK dan seluruh pelaku industri jasa keuangan dan masyarakat kami yakin fase pemulihan dapat segera terwujud sehingga perekonomian nasional kembali normal seperti sebelum masa pandemi," ujar Wimboh dalam acara pembukaan Capital Market Summit & Expo 2021, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga: Ekonomi RI Pulih, 38 Perusahaan Dapat Rp32,14 Triliun dari IPO

Wimboh menambahkan, sinyal positif efek keberhasilan penanganan pandemi merupakan momentum bagi pertumbuhan ekonomi dan industri Indonesia, di mana pada kuartal II 2021 telah tumbuh 7,07% secara year on year atau 3,31% secara quartal to quartal.

"Di akhir tahun 2021, tren pertumbuhan diperkirakan akan tetap positif dan berlanjut sampai tahun 2022," kata dia.

Dia menyampaikan, pihaknya mengapresiasi sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait pemulihan ekonomi nasional selama masa pandemi khususnya melalui penerbitan Perppu nomor 1 tahun 2020 atau Undang-Undang Nomor 2 tahun 2020 yang merupakan payung hukum dalam menangani pandemi Covid-19.

"(UU Nomor 2/2020) membantu perbaikan perekonomian kita dan sektor keuangan, dan juga kebijakan-kebijakan tersebut kita lakukan dengan sangat hati-hati dan terintegrasi seluruh sektor," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini