JAKARTA – Mengikuti jejak beberapa BUMN yang sukses menggelar IPO untuk mendanai pengembangan bisnisnya, rupanya bakal diikuti PT Pupuk Indonesia (Persero) yang tengah mematangkan persiapan anak usahanya PT Pupuk Kalimantan Timur atau Pupuk Kaltim dalam melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) saham pada semester I-2022. Di mana, target dana yang diincar diprediksi akan cukup fantastis.
Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia, Panji Winanteya Ruky mengatakan, pelaksanaan IPO fleksibel bergantung pada kondisi pasar, namun dipastikan akan berlangsung dalam semester pertama tahun depan. Untuk target dananya juga akan disesuaikan dengan proyek strategis yang sedang dipersiapkan.
Baca Juga: Menilik Prospek IPO Nusantara Sawit Sejahtera
”Untuk range nilainya kami masih terbuka, akhir tahun ini sudah lebih jelas angkanya. Tapi, kalau bicara kisaran proyek-proyek itu satu pabrik amonia bisa Rp 6-7 triliun, ada juga beberapa pabrik yang akan kita investasi baik sendiri mau joint venture,” ujarnya seperti dilansir Harian Neraca, Selasa (19/10/2021).
Adapun, penggunaan dana IPO, mayoritas akan dialokasikan untuk pengembangan kapasitas produksi untuk memenuhi pasar ekspor komersial maupun pupuk bersubsidi dengan teknologi baru.
Baca Juga: IPO, Nusantara Sawit Sejahtera Bidik Dana Rp1,6 Triliun
"Pupuk Kaltim juga akan mendekati sumber gas alam di Indonesia timur sebagai langkah perseroan untuk mengurangi karbon emisi. ‘ESG (environmental, social, and governance) kami juga punya strategi untuk ke sana,” tambah Panji.