JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengaku telah melakukan pertemuan dengan sejumlah duta besar (dubes) dan para menteri dari beberapa negara, seperti Inggris dan Jepang untuk merealisasikan transformasi BUMN.
Erick Thohir menawarkan kerja sama yang bertujuan mendorong realisasi sejumlah program prioritas dalam agenda transformasi BUMN.
"Dalam pertemuan dengan beberapa duta besar, saya meminta mereka bagian dari transformasi yang ada di Indonesia. Seperti kemarin saya sampaikan kepada Menteri Inggris, apa kebutuhan masing-masing negara? Sama, Ketika kita ke Jepang sama Pak Pahala, ayo Indonesia siap menjadi ekosistem," ujar Erick, Jakarta, Jumat (22/10/2021).
Baca Juga: Laba Naik 365%, Ini Daftar BUMN Kinerja Kinclong Berkat Tangan Dingin Erick Thohir
Erick Thohir berharap negara-negara besar bisa mendukung transformasi BUMN dengan ketulusan hati. Pasalnya, sejumlah program yang ditawarkan tidak saja mampu mengubah Indonesia, namun juga mampu mengubah dunia.
"Karena saya itu sangat terbuka dengan diskusi-diskusi dengan para Dubes dan para Menteri. Tinggal bagaimana, tadi kita berubah, dua-duanya juga berubah, kita sama-sama berubah untuk siapa? Untuk anak cucu kita, untuk dunia yang lebih sehat," katanya.
Dua tahun ke depan agenda transformasi perusahaan negara menjadi fokus utama Erick Thohir. Tercatat ada lima program penting yang harus direalisasikan.
Adapun kelima program transformasi di antaranya, pertama, transformasi digitalisasi yang dilakukan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Telkomsel Tbk., salah satunya, peluncuran 5G Mining yang merupakan hasil kolaborasi antara PT Freeport Indonesia dan Telkom.