Utang Rp70 Triliun, Garuda Indonesia Tak Bisa Diselamatkan Hanya dengan PMN

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 320 2491197 utang-rp70-triliun-garuda-indonesia-tak-bisa-diselamatkan-hanya-dengan-pmn-OUB7GVHxyz.jpg Garuda Tidak Dapat PMN. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dipastikan tidak mendapat Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk menyelamatkan kinerja keuangan yang sedang menurun. Garuda juga dihadapkan dengan utang yang sangat besar hingga Rp70 triliun terhadap kreditur dan sejumlah perusahaan penyewa pesawat (lessor).

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut, bila pemerintah menggelontorkan dana segar untuk menyelamatkan Garuda, maka akan sangat tinggi nilai PMN yang dialokasikan. Karena itu, opsi tersebut tidak ditempuh Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas Garuda Indonesia.

Baca Juga: Soal Opsi Pailit Garuda Indonesia, Wamen BUMN: Masih Hadapi PKPU

"Mengenai opsi, bakal, apakah ada PMN dan sebagainya, seperti yang disampaikan bahwa kita saat ini berusaha betul, supaya sedikit-sedikit tidak di suntik PMN, disuntik PMN yang rugi, jangan gitu. Kita harus membangun namanya BUMN-BUMN yang sehat gitu, jadi kita gak berusaha untuk ini ya, belum ada usahalah untuk menyuntikan lagi, kalau disuntikan juga akan sangat banyak kebutuhan anggaran untuk Garuda," ujar Arya, kepada Wartawan, dikutip Senin (25/10/2021).

Arya memastikan, opsi negosiasi dan restrukturisasi terhadap pemilik piutang masih ditempuh pihaknya. Dia berharap, langkah tersebut membuahkan hasil baik agar Garuda tetap beroperasi.

Baca Juga: 4 Fakta Pelita Air Bakal Gantikan Posisi Garuda Indonesia

Meski Kementerian BUMN memiliki sejumlah opsi lain, termasuk melakukan kepailitan, langkah negosiasi dan restrukturisasi masih tetap ditempuh pemegang saham.

Opsi tersebut juga dinilai sebagai alternatif terbaik dalam menyelamatkan keuangan Garuda. Bahkan, menjadi upaya pemerintah mempertahankan keberadaan maskapai penerbangan nasional berstatus BUMN.

"Garuda ini sebenarnya kita lagi negosiasi gitu, jadi mudah-mudahan negosiasinya berhasil. Harapan kita sih negosiasi berhasil. Hanya dengan cara negosiasi inilah dengan pemilik piutang terhadap Garuda itu yang kita harapkan. Dan ini berhasil Garuda tetap jalan begitu," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini