Pantau Bisnis Pertamina di Sorong, Ini Pesan Ahok

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 21:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 320 2492838 pantau-bisnis-pertamina-di-sorong-ini-pesan-ahok-KVDN5Nb3E8.jpg Komisaris Pertamina Ahok (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengunjungi Dockyard Sorong yang merupakan bagian dari bisnis terintegrasi Subholding Integrated Marine Logistics yang saat ini dikelola oleh PT Pertamina Trans Kontinental di Papua Barat.

Ahok ditemani Komisaris Independen Iggi Haruman Achsien saat meninjau area Graving Dock dan Slipway 1 & 2, Basuki Tjahaja Purnama.

"Pembentukan Subholding Pertamina merupakan langkah strategis perusahaan yang sejalan dengan kondisi bisnis saat ini," kata Ahok dikutip dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Jajaran Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) mengharapkan Subholding Integrated Marine Logistics dapat berinovasi untuk menciptakan nilai tambah, termasuk dalam pengembangan Dockyard Sorong.

Baca Juga: Terkuak! Ulah Pertamina Bikin BBM Langka

"Value creation ini bisa dicapai salah satunya dengan strategic partnership dengan partner yang mempunyai market, skill serta teknologi untuk pengembangan integrated logistic supply chain ke depannya," katanya.

Pengelolaan Dockyard Sorong yang saat ini dikelola oleh PTK, merupakan salah satu bentuk aliansi strategis antar anak perusahaan di lingkungan bisnis marine dan harus memberikan manfaat lebih bagi aspek operasi dan komersial bagi Pertamina Group.

Subholding Integrated Marine Logistics melalui PTK beserta jajaran manajemennya mendapatkan kepercayaan penuh untuk mengelola Dockyard Sorong dan Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) akan memberikan support secara maksimal dalam proses pengelolaannya.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Dirut Pertamina Masuk Daftar Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Ke depannya, terkait dengan pengembangan dockyard khususnya di wilayah Indonesia Timur diharapkan dapat menarik minat investor.

Penjajakan dengan mitra strategis baik domestik maupun internasional yang memiliki kompetensi dan kapabilitas serta experience yang sudah teruji serta telah melalui proses due diligence yang memadai dengan mengedepankan aspek tata kelola perusahaan yang baik.

"Hindari kata cost optimization karena akan menunjukkan takut untuk berinvestasi, tapi gunakan kata optimasi devisa,” ujar Basuki.

Kunjungan yang dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2021 dalam rangkaian kegiatan Management Walkthrough (MWT) Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) ke area Pertamina Group di Sorong dan sekitarnya.

Dewan Komisaris berkesempatan untuk mengunjungi Pertamina Dockyard Sorong yang merupakan salah satu Business Unit PT Pertamina yang melayani perbaikan kapal dan non-kapal milik internal maupun eksternal yang beroperasi di kawasan Indonesia Timur.

Pertamina Dockyard Sorong dikelola secara profesional oleh PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) yang merupakan subsidiary dari PT Pertamina International Shipping Subholding Integrated Marine Logistics.

Pengalihan Dockyard Sorong dari PT Pertamina (Persero) ke PT Pertamina Trans Kontinental merupakan proses transformasi dari Cost Center menjadi Profit Center.

Sebelum melakukan site visit ke area Dockyard Sorong, Direktur Utama PTK Nepos MT Pakpahan menyampaikan overview serta pengelolaan dan rencana pengembangan bisnis Dockyard Sorong.

"PTK optimis mampu untuk meningkatkan kinerja bisnis Dockyard Sorong, melalui program Quick win yang terdiri atas optimasi okupansi dan revitalisasi sarana dan fasilitas Dock, digital marketing, dan perbaikan sarana tambat apung dan sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP)," katanya.

Adapun untuk tahap selanjutnya, Dockyard Sorong akan mengembangkan strategic partnership dengan galangan kapal lain, konversi energi dari bahan bakar diesel ke green energy, sinergi procurement dengan mekanisme supplier held stock (SHS), pengembangan market ke K3S lain, offshore, dan kapal pesiar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini