5 Fakta Menarik Dirut Pertamina Masuk Daftar Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 320 2484564 5-fakta-menarik-dirut-pertamina-masuk-daftar-wanita-paling-berpengaruh-di-dunia-99CQQhwlSJ.jpg Dirut Pertamina Nicke Widyawati Jadi Wanita Paling Berpengaruh di Dunia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dinobatkan sebagai wanita paling berpengaruh di dunia.

Tahun lalu, Nicke juga sempat masuk ke daftar Most Powerful Women International 2020. Ini menjadikannya dua kali dinobatkan sebagai wanita paling berpengaruh dunia versi Fortune.

Berikut 5 fakta menarik Dirut Pertamina masuk daftar wanita paling berpengaruh yang dirangkum Okezone, Senin (11/10/2021):

1. Masuk di Peringkat 17

Nicke Widyawati menempati posisi ke-17 dalam daftar. Di bawahnya, terdapat Hanneke Faber, President Global Foods & Refreshment Unilever (23), Hilde Merete Aasheim, CEO Norsk Hydro (24), Alexandra Keith, CEO P&G (37), dan Helen Wong, CEO OCBC NISP (41).

Baca Juga: Kunjungi Kilang Tertua di Indonesia, Ahok Dorong Perwira Pertamina Lebih Kreatif

Sementara itu, wanita-wanita yang menempati peringkat atas, yaitu Emma Walmsley, CEO GlaxoSmithKline (1), Jessica Tan, CEO Ping An Group (2), Ana Botin, CEO Banco Santander (3) dan Shemara R Wikramanayake CEO Macquarie Group Ltd (4).

2. Dinilai Sebagai Kepercayaan Dunia Terhadap Pertamina

Nicke mengungkap, pengakuan ini dinilainya merupakan bukti nyata besarnya kepercayaan internasional terhadap Pertamina.

"Pengakuan ini merupakan bukti nyata besarnya kepercayaan internasional terhadap Pertamina yang terus bergerak mengantisipasi transisi energi," ujar Nicke dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (11/10/2021).

Baca Juga: Pasca-Alih Kelola, Jumlah Sumur Pengeboran Blok Rokan Lampaui Target

3. Apa yang Mendasari Penilaian Fortune?

Majalah Fortune Internasional mengakui, prestasi Nicke Widyawati sebagai pimpinan tertinggi perusahaan energi di Indonesia telah terbukti dengan kemampuannya melewati tantangan triple shock. Tantangan ini sempat terjadi dengan jatuhnya harga minyak, penurunan permintaan bahan bakar, dan tekanan nilai tukar yang dialami Pertamina selama pandemi tahun 2020.

Fortune menilai, ketiga faktor tersebut telah menurunkan pendapatan dan laba Pertamina. Namun, pada paruh pertama 2021, di bawah kepemimpinan Nicke, Pertamina menunjukkan kondisi lebih baik dengan mencapai target produksi Migas. Fortune juga mengakui bahwa Nicke terus mendukung transisi energi Indonesia dengan membangun portofolio Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk memberikan energi bersih bagi negara di masa depan.

4. Pertamina Masuk Top 15 Perusahaan di Industri Migas

Pertamina juga pernah ditempatkan sebagai peringkat 15 perusahaan di industri migas. Hal ini disebabkan, penilaian atas implementasi aspek Environment, Social & Governance (ESG) Pertamina yang mengalami peningkatan signifikan dari skor 41,6 atau termasuk kategori Several Risk (Februari 2021) menjadi 28,1 (Medium Risk) pada September 2021.

Nicke menuturkan, posisi Pertamina sebagai perusahaan yang termasuk kategori Medium dalam implementasi ESG juga disandang oleh perusahaan global, yakni Repsol, ENI, PTT Public Co, dan TotalEnergies. Posisi tersebut berada di atas Royal Ducth Shell, BP, dan Exxon Mobil yang masih terkategori High Risk dan Chevron, serta Petrobras dan Petronas yang dinilai masuk kategori Severe Risk.

5. Janji Inisiatif untuk Green Transition

Pertamina melakukan langkah-langkah terencana dalam aksi penyelamatan iklim dan transisi energi menuju net zero, yakni dekarbonisasi operasional, bentuk portofolio untuk investasi pertumbuhan hijau, serta percepatan inovasi dan pertumbuhan hijau.

"Bersama seluruh manajemen dan pekerja Pertamina, saya akan memastikan seluruh inisiatif strategis untuk mewujudkan green transition terus berlanjut dan mampu mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca antara 29% – 41% pada tahun 2030," kata Nicke.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini