Share

Peter Gontha Jawab soal Ikut Teken Pengadaan Pesawat Garuda Indonesia

Suparjo Ramalan, iNews · Senin 01 November 2021 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 320 2495012 peter-gontha-jawab-soal-ikut-teken-pengadaan-pesawat-garuda-indonesia-WUtMKVufSO.jpg Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Mantan Komisaris PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Peter Gontha buka suara soal isu yang melibatkan dirinya dalam penandatanganan pengadaan pesawat Garuda dengan nilai kontrak bombastis.

Peter ketika itu menyepakati pengadaan sejumlah pesawat yang dilakukan antara Dewan Direksi dan Komisaris emiten penerbangan pelat merah sebelumnya.

Peter menegaskan menolak pemberitaan terkait keterlibatan dirinya dalam pengadaan pesawat Garuda.

Baca Juga: Peter Gontha Bongkar Ada Iuran Wajib Pilot ke Manajemen Garuda Indonesia, Segini Besarannya

"Mengapa Anda bikin hoax, saya tidak mau perang dengan Anda. Tetapi itu yang Anda inginkan, saya shiyab (siap)," demikian isi pesan WhatsApp-nya dikutip, Senin (1/11/2021).

Tak hanya itu, Peter pun murkah, dia menuding media massa memberikan informasi palsu alias hoax. Padahal, isi pemberitaan media online didasarkan pada pernyataan resmi yang disiarkan Kementerian BUMN selaku pemegang saham Garuda Indonesia.

Sebelumnya, Kementerian BUMN akan mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah mantan Dewan Direksi dan Komisaris PT Garuda Indonesia Tbk, (GIAA). Langkah itu menyusul adanya dugaan selisih harga pesawat Boeing 777 saat pengadaan dilakukan.

Baca Juga: 5 Fakta Nasib Garuda hingga 11 Maskapai Bangkrut

Kabar selisih harga pesawat tersebut diutarakan Peter Gontha. Melalui postingan di akun instagramnya, Peter menyebut harga sewa pesawat Boeing 777 di pasar mencapai USD750.000 atau setara Rp10,6 miliar per bulan (Kurs 14.400 per USD). Namun, manajemen Garuda sebelumnya berani membayar di angka USD1,4 juta atau Rp 19,8 miliar per bulan.

Meski demikian, langkah hukum itu akan ditempuh bila pernyataan Peter terbukti benar alias didasarkan fakta-fakta.

"Jadi kalau bisa didorong saja supaya bisa diperiksa Komisaris, Direksi yang pada saat itu memang bertugas di sana gitu, supaya terang benderang, kita suport, kita dukung benar apa yang dilakukan Pak Peter Gontah, termasuk Pak Peter Gonta sekalian agar bisa menjelaskan gitu," tutur Arya kepada Wartawan.

Arya mencatat, pengadaan sejumlah jenis pesawat antara Garuda Indonesia dan lessor melibatkan persetujuan Komisaris. Artinya, dalam prosesnya Peter ikut terlibat saat pengadaan pesawat yang dimaksud. Meski begitu, Arya tidak menjelaskan secara rinci jenis pesawat dan waktu pengadaannya.

"Dan dari informasi juga Pak Peter ikut dalam penyewaan pesawat-pesawat tersebut. Ikut, dan beliau pun ikut menandatangani," ungkapnya.

Meski pengadaan sejumlah pesawat Peter tidak ikut menandatangani atau menyetujuinya namun, untuk pengadaan pesawat lainnya dia justru menyetujui.

"Memang ada pesawat yang beliau tidak tandatangan, tapi hampir yang lain ikut semua, tanda tangan penyewaan pesawat," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini