Share

Wapres Colek Rektor UI soal Ekonomi Syariah

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 03 November 2021 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 03 320 2496250 wapres-colek-rektor-ui-soal-ekonomi-syariah-r8xfQh3xBk.jpg Wapres Ingin Literasi Keuangan Syariah Ditingkatkan. (Foto: Okezone.com/Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan pentingnya peningkatan literasi masyarakat terkait ekonomi dan keuangan syariah. Hal ini disampaikan Wapres kepada Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro.

Peningkatan ini penting jika ingin Indonesia menjadi pusat produsen halal terbesar di dunia. Maruf mengatakan saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep ekonomi dan keuangan syariah. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif seluruh elemen terkait, termasuk salah satunya perguruan tinggi.

"Keterlibatan perguruan tinggi menjadi sangat penting," katanya, Rabu (3/11/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi: Indonesia Harus Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah Dunia

Dia mengatakan berdasarkan laporan dari Bank Indonesia yang diterima, saat ini terdapat peningkatan literasi ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat dari 16% menjadi 21%. Data tersebut menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah yang dimiliki Indonesia.

Untuk itu, kehadiran halal center di lembaga-lembaga pendidikan menjadi sangat penting untuk membantu pemerintah menyukseskan pengembangan ekosistem syariah.

"Kehadiran UI Halal Center menjadi sangat penting untuk bisa mempercepat (pengembangan ekosistem syariah), baik di industrinya maupun di sertifikasinya, lembaga pemeriksanya, kemudian juga penyiapan auditornya," tuturnya.

Baca Juga: Hari Santri 2021, Presiden Jokowi Ingin Lulusan Pondok Pesantren Jadi Pengusaha Sukses

Dia meminta agar UI Halal Center dapat merangkul UMKM di wilayahnya untuk diberikan pendampingan dan pelatihan. Ini agar memiliki kemampuan wirausaha yang baik dan produk-produk yang berdaya saing.

"Disamping kita juga mendorong pengusaha-pengusaha UMKM ini, kita tumbuhkan (kemampuannya)," ungkap Wapres.

"Tanpa pengusaha, ini semua tentu tidak ada," lanjutnya.

Menutup audiensi, Maruf berpesan agar UI halal center juga dapat menyiapkan auditor-auditor andal yang mengerti tentang pangan dan industri halal baik secara secara makro maupun mikro.

"Auditor harus mengerti. Tenaga ahli tapi mengerti titik-titik kritisnya dimana. Auditor-auditor halal punya tambahan pengetahuan, soal pangan, soal industri," tuturnya.

Sebelumnya Rektor UI Ari Kuncoro melaporkan program kerja yang telah dilakukan oleh UI Halal Center sejak tahun 2017. Ia berharap, kehadiran unit kerja ini dapat membawa kebaikan bagi masyarakat sekitar dan ke depan mampu membawa tren halal menjadi gaya hidup yang dijalankan oleh masyarakat sehari-hari.

"Bahkan ini kalau bisa dikembangkan, bisa menjadi tren seperti hidup sehat, makan sehat, makan yang tidak berlebih-lebihan, halal," ujar Ari. Dita angga

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini