Presiden Jokowi Butuh Rp500,5 Triliun Bangun Ibu Kota Baru

Dita Angga R, Jurnalis · Jum'at 05 November 2021 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 05 320 2497016 presiden-jokowi-butuh-rp500-5-triliun-bangun-ibu-kota-baru-1Q6T9IyB4h.png Presiden Jokowi di UEA Invesment Forum Dubai. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan tiga sektor pembangunan Indonesia yang bisa dijadikan prioritas kerjasama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Indonesia–UEA Investment Forum yang berlangsung di Dubai, Kamis, 4 November 2021.

“Yang pertama, pembangunan ibukota baru Indonesia. Untuk membangun ibukota baru setidaknya dibutuhkan dana sebesar USD35 miliar atau setara Rp500,5 triliun (kurs Rp14.300),” katanya dikutip dari siaran pers Biro Pers Setpres, Jumat (5/11/2021).

Baca Juga: 10 Aplikasi Saham Terbaik untuk Pemula

Kemudian sektor kedua adalah di bidang transisi energi. Jokowi berkomitmen akan lakukan transisi ini sebaik mungkin dengan mengundang investor dan teknologi dengan harga terjangkau.

“Jika anda tertarik melakukan investasi untuk energi baru dan terbarukan, ini adalah saat yang tepat. Potensi yang dimiliki Indonesia cukup banyak dan beragam, hidro, surya, panas bumi dan lain-lain,” ujarnya.

Baca Juga: Apindo Ajak Pengusaha AS Investasi di Jawa Barat, Upah Pekerja Masih Kompetitif Lho!

Lalu prioritas ketiga yang disampaikan Jokowi adalah di sektor perdagangan. Jokowi menekankan pentingnya diversifikasi perdagangan dan mulai menegosiasikan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA).

“Saya harapkan pada Maret tahun depan perundingan sudah akan selesai,” ujanya.

Setelah menghadiri Indonesia - UEA Investment Forum, Jokowi juga menyaksikan penandatanganan MoU antara Kementerian Investasi/BKPM dengan Air Products and Chemical asal Amerika Serikat di industri gasifikasi batubara dan turunannya. Hal ini dihadiri langsung Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Shefi Ghasemi, Presiden, Chairman, sekaligus CEO dari Air Products and Chemical secara virtual.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam acara Indonesia-PEA Investment Forum yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan M. Lutfi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk PEA Husin Bagis dan Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini