Share

Nasabah Korban Gagal Bayar Bumiputera Mediasi dengan OJK, Hasilnya?

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Rabu 10 November 2021 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 320 2499580 nasabah-korban-gagal-bayar-bumiputera-mediasi-dengan-ojk-hasilnya-NKUpI9O4lB.jpg Nasabah Bumiputera Gelar Aksi di OJK. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Nasabah korban gagal bayar Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 menggelar mediasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal tersebut dilakukan dalam rangka merespons aksi damai atau demo yang dilakukan atas tuntutan penyampaian somasi massal kepada OJK.

“Kami tadi telah menyampaikan somasi ke OJK, kami beranggapan bahwa proses yang dilalui nasabah (Tim BIRU) Ini sudah lama dan dari OJK adanya unsur mengabaikan dan sedikit empati kepada nasabah kami (korban AJB),” kata Kuasa Hukum Nasabah Korban Gagal Bayar AJB Inu Kertopati saat ditemui MNC Portal, Rabu (10/11/2021).

Baca Juga: OJK Minta Pemilik Polis Bumiputera Ikuti Aturan

Inu Kertopati mengatakan pertemuan tersebut dihadiri perwakilan dari koordinator aksi, dan kuasa hukum hingga perwakilan dari OJK yaitu Deputi direktur humas OJK Donny ardiansyah.

“Ini sudah waktunya, sudah panjang lebih dari tiga tahun kami ingin OJK mencairkan dana cadangan atau aset cadangan yang bisa diperintahkan untuk dijual untuk mengganti nasabah sementara (yang penting niat baik) kebetulan asuransi ini untuk pendidikan anak-anaknya, ini yang harus diketahui,” paparnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Jadi Korban Gagal Bayar Asuransi Bumiputera, Curhat Anaknya Tak Bisa Kuliah

Kuasa Hukum menyampaikan dalam perannya OJK memiliki kuasa dan kewenangan dalam menyelamatkan kerugian dari pada nasabah AJB.

Adapun poin yang disampaikan dalam mediasi antara pihak OJK dan Perwakilan dari nasabah AJB di kawasan Gedung Pusat OJK adalah membicarakan dana cadangan hingga penyampaian saran.

“Tadi ada sedikit omongan nanti pihaknya akan menjanjikan pembahasan terkait dana cadangan dan tentang penjualan aset yang kami usulkan itu yang menjasi harapan kami jadi pintu terbuka dalam mengatasi permasalahan kami,” paparnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Tak hanya itu, ditambahkan oleh kuasa hukum lain Edi Tri saksono mengatakan dalam mediasi yang dilakukan dengan pihak OJK akan ada keseriusan untuk membicarakan dengan pimpinan.

“Ojk tadi menyebut akan Serius menindak lanjuti kepada pimpinan, (jadi tadi bukan sama pimpinan atau pak Wimboh) semua pimpinan tak ada di kantor,” paparnya.

Sebagai catatan, Dalam aksi somasi tersebut, pihak kuasa hukum meminta OJK dalam waktu 14 hari kerja untuk menanggapi dan memberikan keputusan yang akurat dengan baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini